Global-News.co.id
Indeks Metro Raya Nasional Utama

Mobil Dinas Listrik Risma Diharapkan Selesai September 2018

Walikota Tri Rismaharini saat menerima kunjungan dari ITS yang memperlihatkan foto mobil listrik buatan ITS. GN/Istimewa

SURABAYA (global-news.co.id)-Rencananya mobil dinas (Mobdin) Walikota Surabaya Tri Rismaharini akan segera berganti dengan mobil listrik buatan anak bangsa, ITS. Mobil ini sudah memasuki tahap desain, dan diharapkan selesai sebelum September 2018 mendatang.

Walikota mengaku memang ingin memiliki dan memakai mobil listrik. Salah satu alasannya karena ingin mendukung program Presiden Joko Widodo, yang sudah menandatangani Kesepakatan Paris (Paris Agreement) tentang pengurangan emisi. “Kemudian dibahas dan ada yang mau bantu untuk CSR-nya. Nanti yang mengerjakan semuanya tim dari ITS dan mudah-mudahan enam bulan ke depan sudah bisa digunakan untuk mobil dinas,” kata Walikota, kemarin.

Pada kesempatan itu, Risma juga meminta, tim dari ITS untuk menyelesaikan mobil listrik itu sebelum September. Sebab, pada bulan itu akan ada event internasional yang akan dihadiri oleh sekitar 32 negara, dan terdiri dari beberapa kota. Pada acara itu, akan ada sekitar 1000 orang akan datang ke Surabaya.

Sedangkan pada November, juga akan ada event internasional Startup Summit yang akan dihadiri kurang lebih 193 negara. Makanya, sebelum event-event internasional itu, Wali Kota Risma berharap mobil yang diyakini ramah lingkungan itu sudah bisa digunakan. “Saya pun tidak mempermasahkan desainnya,” tegasnya.

Yang terpenting, lanjut dia, sebagai kota yang terkenal dalam pengelolaan lingkungannya, maka apapun yang disampaikan dan dikerjakan oleh Walikota Risma harus mencerminkan ramah lingkungan, termasuk mobil dinasnya.

Bahkan, Walikota berencana, akan mengganti mobil dinas Pemkot Surabaya dengan mobil listrik buat ITS. Namun, hal itu tidak bisa instan, ia mengaku harus bertahap dan pelan-pelan dalam menerapkan rencana tersebut. “Kalau nanti ini berhasil, maka semua mobil dinas akan kami ganti dengan mobil listrik, tapi ini tidak bisa sekaligus, harus pelan-pelan,” ujarnya.

Sementara itu, Project Leader mobil listrik nasional dari ITS Indra Sidharta komitmen untuk segera menyelesaikan mobil listrik yang akan digunakan oleh Walikota. Ia dan 20 lebih timnya akan terus bekerja demi menyelesaikan mobil listrik berjenis SUV (Sport Utility Vehicle) sebelum Bulan September 2018. “Yang pasti kami usahakan. Saat ini sudah masuk fase desain, kami pastikan dulu semuanya sudah sesuai aturan dan aman,” ujarnya.

Indra juga memastikan bahwa mobil listrik untuk Risma itu tidak jauh beda dengan mobil-mobil listrik ITS sebelumnya. Hanya saja motornya lebih besar. “Jika biasanya 25 KW, maka yang ini motornya 100 KW,” imbuhnya.

Selain itu, ITS berkolaborasi dengan PT Pembangkit Jawa Bali (PJB) juga tengah mendesain stasiun pengisian listrik dengan solar panel dan energi alternatif. Salah satu lokasi yang diusulkan adalah di Taman Surya. Pembangunan stasiun ini diharapkan selesai bersamaan dengan mobil listriknya itu. * pur

baca juga :

Demi Tegakkan Hukum, Mulai Tahun Ini Operasi Pemberantasan Rokok Ilegal

gas

Musorprov KONI Jatim, Gubernur Khofifah : Dari Olahraga Persahabatan Suku dan Daerah Dibangun

Redaksi Global News

Wujud Apresiasi, SIG Serahkan Bantuan untuk Tenaga Medis di Kabupaten Tuban

gas