Global-News.co.id
Mataraman Utama

Inovasi Baru, Pemkab Nganjuk Kenalkan Budidaya Lele Sistem Bioflok

Plt Bupati Nganjuk Kang Marhaen memberikan bantuan berupa parsel obat perikanan kepada salah satu peserta.

NGANJUK (global-news.co.id) – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Nganjuk mengadakan sosialisasi budidaya ikan lele melalui sistem bioflok dengan kolam terpal bulat. Ini dilakukan dalam rangka pengelolaan perikanan budidaya di kabupaten tersebut.

Kegiatan itu berlangsung di Pendopo KRT Sosro Koesoemo Kabupaten Nganjuk. “Sosialisasi ini bertujuan meningkatkan keahlian para pembudidaya sehingga mampu mendorong peningkatan ketahanan pangan nasional,” kata Basori selaku Ketua Dewan Komisi II DPRD Kabupaten Nganjuk, Selasa (19/7/2022).

Lebih lanjut Basori menyampaikan, sistem bioflok merupakan salah satu sistem terbaru yang diberikan Pemda kepada para pembudidaya ikan. Menurutnya budidaya menggunakan sistem ini tidak sederhana karena banyak menerapkan teknologi baru.

Namun, sistem ini mempunyai banyak keuntungan mulai dari pakan ikan dan benih ikan yang berkualitas sampai keuntungan penjualan yang didapat berlipat.

“Kami berharap dengan adanya sosialisasi yang diberikan ini dapat bermanfaat bagi para peserta dan dapat diterapkan dengan semaksimal mungkin,” ujarnya.

Sementara itu, Plt. Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, dalam arahannya menyampaikan salah satu suksesnya suatu pembudidayaan perikanan di Kabupaten Nganjuk adalah terciptanya SDM yang berkualitas, adanya kemandirian ekonomi, serta infrastruktur yang memadai.

“Kita dapat memanfaatkan kolam terpal sebagai salah satu kebutuhan untuk membudidaya ikan melalui sistem bioflok. Hal ini dianggap lebih ramah lingkungan karena hemat dalam hal penggunaan air,” ujarnya.

Menurutnya, selain hemat dalam penggunaan air, air bekas budidaya juga tidak berbau, sehingga tidak mengganggu lingkungan sekitar dan dapat disinergikan dengan budidaya tanaman.

Kang Marhaen juga berpesan untuk selalu mencintai produk lokal. “Mari membangun sebuah gerakan-gerakan gemar makan produk lokal, terutama produk yang diproduksi oleh pengusaha Nganjuk,” ajak Kang Marhaen.

Selanjutnya, sebagai penutup acara peserta diberi bingkisan berupa bantuan paket obat oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Nganjuk. (nju, kmf)

baca juga :

Boyong Seluruh Pemain ke Jogja, Aji Kendalikan Atmosfer Laga

Redaksi Global News

Surat Sekda Dicabut, Salat Idul Fitri di Masjid Al Akbar Surabaya Batal

Redaksi Global News

Surabaya Kembali Zona Merah, INTI dan Seniman Ikut Bagi-bagi Masker

Redaksi Global News