Global-News.co.id
Ekonomi Bisnis Nasional Utama

Kasus Dugaan Korupsi, Bank Jatim Hormati Proses Hukum di Kacab Jember

Bank Jatim menghormati proses hukum kasus dugaan tindak pidana korupsi yang terjadi di Kantor Cabang (Kacab) Jember

SURABAYA (global-news.co.id) – Bank Jatim menghormati proses hukum kasus dugaan tindak pidana korupsi yang terjadi di Kantor Cabang (Kacab) Jember pada tahun 2015, karena menjunjung tinggi tata kelola perusahaan yang baik atau good corporate governance.

Corporate Secretary Bank Jatim, Budi Sumarsono, Kamis (24/6/2022), mengatakan perusahaan perlu menyampaikan informasi dan meluruskan kasus dugaan korupsi di Kacab Jember yang kini ditangani Kejaksaan Tinggi Jatim itu.

Ia menegaskan, tersangka tindak pidana korupsi dalam perkara kredit macet senilai Rp4,7 miliar di Kacab Jember bukan merupakan pegawai aktif Bank Jatim, seperti yang telah diberitakan pada beberapa media.

Budi mengatakan sebagai salah satu BUMD, Bank Jatim perlu menegaskan bahwa tersangka merupakan mantan pegawai dan telah purnatugas sejak tanggal 27 Desember 2019.

“Kasus lama yang telah beredar di pemberitaan menjadi pelajaran penting bagi kami. Selain itu, kami memastikan permasalahan yang sama tidak akan terulang kembali pada masa mendatang. Hal ini demi menjaga kepercayaan yang telah diberikan masyarakat kepada Bank Jatim,” katanya.

Bank Jatim, kata dia, mengucapkan terima kasih kepada masyarakat atas kepercayaan yang selama ini diberikan dan memastikan layanan di seluruh jaringan Bank Jatim tetap berjalan dengan baik.

“Sampai saat ini, kinerja Bank Jatim terus menunjukkan pertumbuhan yang sangat baik. Berbagai layanan e-channel yang dimiliki semakin menambah kenyamanan nasabah dalam bertransaksi dengan cepat dan aman,” katanya.

Salah satu layanan yang memudahkan dalam melakukan transaksi perbankan kapanpun dan di mana pun adalah J-Connect Mobile.

Sebelumnya, diberitakan mantan Pimpinan Bank Jatim Cabang Jember menjadi salah satu tersangka tindak pidana korupsi dalam perkara kredit macet senilai Rp4,7 miliar.

Kepala Kejati Jatim, Mia Amiati menjelaskan untuk sementara yang telah ditetapkan tersangka sebanyak tiga orang, masing-masing berinisial MIN, yang saat perkara korupsi tersebut terjadi menjabat Kepala Cabang di bank milik Pemerintah Provinsi Jatim itu, serta MY dan NS dari pihak kreditur CV Mutiara Indah. (tis)

baca juga :

Dukung PSBB Jakarta, Kepala Daerah Bodebek Sepakat Terapkan PSBM

Redaksi Global News

Gabung PSS, Ridwan Bidik Posisi Kiper Utama Super Elja

Redaksi Global News

Raja’e Minta MTQ ke-29 Sukses Penyelenggaraan dan Sukses Juara

gas