Global-News.co.id
Pantura Utama

Pembangunan Jembatan Kanor–Rengel Digenjot

Papan pengumuman proyek jembatan Ka-Re terpasang di sekitar lokasi proyek.

BOJONEGORO (global-news.co.id) – Proses pembangunan jembatan yang menghubungkan dua kabupaten di wilayah Pantura ini terus digenjot. Kali ini, proyek jembatan Kanor Bojonegoro – Rengel Tuban (Ka-Re) mulai memasuki tahap pengambilan sampel tanah, untuk mengetahui kekuatan, serta kedalaman kekerasan tanah.

Pengambilan sampel Tim Laboratorium Mekanika Tanah dan Batuan Institut Teknologi Surabaya (ITS) melakukan pengeboran, serta pengambilan tanah di beberapa titik lokasi tiang pancang beton yang akan dibangun jembatan.

Pengambilan tanah oleh Tim ITS ini sudah berlangsung 15 hari terakhir. Totalnya ada enam titik yang diambil sampel tanahnya. Ada dua titik yang sudah dilakukan pengeboran dan diambil sampel tanahnya untuk dilakukan penelitian di Surabaya.

Dua titik itu, yakni untuk lokasi Abutmen dan Pile Slab, tepatnya di sisi timur Desa Semambung, Kecamatan Kanor, Bojonegoro. Pengambilan tanah berjenjang tiap 5 meter, sampai dengan kedalaman 44 meter.

“Di kedalaman ini kita sudah menemukan tanah dengan kontur yang sangat keras,” ujar Harno salah satu Tim Teknis Lab Mektan ITS saat berada di lokasi, Rabu (19/5/2021).

Dia menjelaskan, pengambilan sampel tanah ini merupakan langkah awal sebelum dilakukan pembuatan tiang pancang dan abutmen jembatan. Lanjut dia, Tim Lab Mektan ITS telah ditunjuk kontraktor pelaksana proyek Jembatan Ka-Re senilai Rp88 miliar lebih itu.

“Hari ini kita mulai pengambilan tanah yang berada di tengah Bengawan. Kedalaman air saat ini empat meter. Doakan tidak ada kendala,” jelas Harno.

Ada dua titik pengambilan tanah dengan kedalaman 44 meter yang berada di tengah Bengawan, tepatnya di sisi timur dan barat. Sementara, sisi barat Desa Ngadirejo, Kecamatan Rengel untuk tapak abutmen dan pile slab juga dua titik, namun belum dilakukan pengambilan tanah.

“Untuk kedalam air Bengawan yang disisi barat lumayan dalam. Sudah kami ukur tujuh meter kedalamannya. Target kita dua Minggu lagi sudah selesai dan hasil uji lab tanah sudah keluar,” terangnya.

Seperti diketahui, jembatan penghubung antara Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro dengan Kecepatan Rengel, Kabupaten Tuban ini akan dibangun dengan desain sederhana berbentuk horizontal lurus dengan tiang vertikal sebagai tiang pancang.

Panjang Jembatan Ka-Re ini mencapai 210 meter dengan lebar jalur kendaraan tujuh meter dan 2×1 meter untuk trotoarnya. Pembangunan jembatan yang dianggarkan senilai Rp88 miliar ini ditarget selesai pertengahan Desember mendatang.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Penataan Ruang Bojonegoro Retno Wulandari mengatakan, jembatan Ka-Re akan dibangun dengan lima bentang menggunakan rangka baja tipe A. Panjang bentang 1 dari tumpuan ke tempat 20 meter, panjang bentang 2 dari tumpuan ke tumpuan 55 meter, panjang bentang 3 60 meter, panjang bentang 4 55 meter dan bentang 5 20 meter. bej

baca juga :

218 Penumpang Kapal Pesiar Jepang Positif Corona

Redaksi Global News

Percepat Penanganan COVID-19 di Jatim, Wagub Emil Harapkan Kesadaran Semua Pihak

Unair Sukses Temukan Kombinasi Obat COVID-19

Redaksi Global News