Global-News.co.id
Secangkir Kopi Utama

Oh… Zangrandi

Foto Ilustrasi: CNNIndonesia

ZANGRANDI Ice Cream. Bagi masyarakat Surabaya dan sekitar pasti tak asing lagi nama tersebut. Tempat nongkrong sambil menyeruput ice cream yang sudah berusia 90 tahun (berdiri Sejak tahun 1930). Beberapa hari terakhir ini nama tersebut menghiasi media massa. Hanya saja, berita yang keluar yakni gerai ice cream tersebut bakal ditutup.

Masyarakat Surabaya terkejut. Karena tak mungkin perusahaan itu bangkrut, karena peminatnya masih cukup lumayan. Apalagi tempat nongkrongnya cukup bagus. Lalu apa penyebab tutupnya Zangrandi? Eh… ternyata generasi kedua tak bisa menjalankan “amanah” pemilik awal.

Dikenal sebagai salah satu kedai es krim ikonik dan legendaris di kota Surabaya. Gerai Es Krim Zangrandi resmi tutup. Gerai es krim Italia yang satu ini usianya sudah menginjak 90 tahun. Banyak pelanggan setianya yang kecewa mendengar kabar penutupan ini. Es Krim Zangrandi sendiri awalnya didirikan oleh keluarga Italia bernama Zangrandi. Es krim ini diracik langsung oleh Nyonya Roberto Zangrandi.

Menu es krim yang ditawarkan khas tempo dulu. Seperti Tutti Fruitti, Macedonia, Noodle Ice Cream, Monkey hingga Rocky Mountain. Sampai sekarang semua es krim masih diracik dengan cara yang tradisional dengan resep asli yang tak pernah berubah.

Berdiri lebih dari 90 tahun yang lalu, gerai es krim Zangrandi yang legendaris di Surabaya resmi tutup. Sejak tahun 1930, gerai es krim yang didirikan langsung oleh keluarga dari Italia ini selalu menjadi tempat makan es krim favorit di Surabaya tersebut, kini terancam ditutup, karena para pemegang saham “bertengkar”.

Inilah potret perusahaan yang tak langgeng, karena pemagang sahamnya (generasi kedua) saling berebut saham. Padahal gerai ini masih dapat dikata sebagai bisnis yang menguntungkan. Ya…mau apalagi, generasi kedua Zhangrandi saling mementingkan egonya, daripada kelangsungan gerai ice cream legendaris itu. (*).

baca juga :

Dua Jenderal Diwisuda Instruktur Ling Tien Kung

Redaksi Global News

UTBK-SBMPTN 2 Gelombang, Waktunya Dipangkas

Makin Picu Ketidakstabilan AS, Donald Trump Pecat Menteri Pertahanan

Redaksi Global News