Global-News.co.id
Indeks Mancanegara Utama

Madonna Sumbang Rp 16 M untuk Riset Vaksin Corona

Madonna saat mengumumkan donasinya untuk membatu penemuan vaksin corona lewat yayasan yang dikelola Bill dan Melinda Gates.

JAKARTA (global-news.co.id) – Madonna mendonasikan dana sebesar 1 juta dollar AS (sekitar Rp16,38 miliar) untuk membantu penemuan vaksin virus Corona. Dana itu akan disalurkan pelantun Take a Bow tersebut melalui Gates Philanthropy Partners.

Pendiri Microsoft, Bill Gates, memang tengah berupaya menemukan vaksin virus corona. Dalam upaya tersebut, Gates dibantu oleh founder Facebook, Mark Zuckerberg dan istrinya Priscilla Chan. Gates dan Zuckerberg mendonasikan 25 juta dollar (sekitar Rp 400 miliar) untuk mengakselerasikan pengembangan vaksin dan perawatan COVID-19.

Madonna mengaku memiliki alasan tersendiri mengapa memilih yayasan milik Gates sebagai tempatnya berdonasi. Lewat situs pribadinya, penyanyi berusia 61 tahun tersebut mengaku terkesan dengan rencana Yayasan, mengembangkan tujuh laboratorium riset untuk menemukan obat virus tersebut.

“Saat ini, kita hidup dalam kondisi darurat. Aku harus mengakui, perlu waktu untuk menerima, memproses, dan memperbaiki gaya hidupku. Aku mendukung upaya Bill & Melinda Gates Foundation untuk menemukan obat COVID-19,” kata si ‘Material Girl’ tersebut.

Penemuan vaksin, dinilainya, tak hanya berguna untuk masyarakat luas, namun juga para tenaga medis yang setiap hari harus menghadapi pasien terinfeksi Corona. Madonna juga mengapresiasi, responden yang bersedia menjadi “kelinci percobaan” dalam penelitian tersebut.

“Aku juga berterima kasih kepada tim medis dan ilmuwan yang berusaha keras melindungi warganya yang rentan dengan virus tersebut,” ungkapnya.

Hingga 4 April 2020, Amerika Serikat memiliki 277.522 pasien terinfeksi virus Corona. Dari data itu, ada 7.403 pasien yang meninggal dunia dan 12.283 dinyatakan sembuh.

Zuckerberg mengatakan, penggunaan obat yang sudah ada untuk sementara ini, merupakan cara paling efektif untuk melawan Covid-19. Tentunya, dibarengi upaya menemukan vaksin yang lebih ampuh.

Senada dengan Gates, Zuckerberg juga memperkirakan, pengembangan vaksin tersebut akan memakan waktu selama 12 hingga 18 bulan, itu pun jika semua prosesnya berjalan lancar.ret

 

baca juga :

Upaya Kudeta di Turki, Puluhan WNI Terjebak di Bandara Attaturk

Pilgub Jatim 2018: Azwar Anas Mundur, Risma Disebut Sebagai Pengganti?

Redaksi Global News

2019, 2.578 Janda Milenial di Bojonegoro

Redaksi Global News