Global-News.co.id
Indeks Metro Raya Pendidikan Utama

Gus Ipul Tabuh Gong Pembukaan MTQ Cheng Hoo

Wakil Gubernur Saifullah Yusuf didampingi sejumlah tokoh Masjid Cheng Hoo, dan tokoh masyarakat, bersiap untuk menabuh gong pembukaan MTQ nasional Cheng Hoo, Selasa (10/10/2017).

SURABAYA (global-news.co.id)-Menyambut hari jadinya yang ke-15, takmir Masjid Cheng Hoo menggelar Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ). Gelar MTQ yang diadakan untuk pertama kalinya di masjid berarsitekur Tionghoa tersebut, dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, H. Syaifullah Yusuf.

Pria yang akrab dipanggil Gus Ipul tersebut, menyatakan, ikut bersyukur dan turut bergembira atas digelarnya MTQ tingkat nasional yang pertama kali digelar oleh takmir Masjid Cheng Hoo setelah 15 tahun berdirinya. Ia berharap dengan adanya MTQ dapat menjadikan kita semakin mengenal Al-Quran.

“Bukan hanya mengenal Al-Quran, tetapi juga mendorong kita untuk lebih memahami, menghayati dan setelah itu mengamalkan isinya,” katanya.

Dijelaskan Gus Ipul, Al-Quran merupakan bagian paling pokok dalam beragama. Karena itu, mengenal Al-Quran hanya bisa sempurna jika saja kita memahami maknanya. Untuk memahami maknanya, maka kita harus mampu menghayati isinya.

“Nah, semua itu hanya bisa tercapai, jika kita mau mempelajarinya,” katanya.

Ia melanjutkan, hamba Allah Swt yang mau belajar dan kemudian mau mengajarkannya kepada orang lain, dianggap oleh Rasulullah Muhammad Saw sebagai kriteria hamba yang terbaik. “Artinya apa? Dari MTQ ini, sebenarnya di samping sebagai bagian dari syiar Islam, lebih dari itu MTQ merupakan ajakan agar tumbuh rasa cinta dan pengenalan terhadap Al-Quran yang lebih baik,” ungkap Gus Ipul .

Menurut Gus Ipul, pemahaman atas makna Al-Quran juga perlu sentuhan lain agar lebih utuh dalam menghayati makna-makna yang terkandung di dalamnya, yaitu dengan mempertemukannya dengan tradisi dan kebudayaan yang mengakar di Indonesia. “Dengan begitu, kita bisa sempurna dalam pengalaman kehidupan kita sehari-hari,” katanya.

Dewan Pembina Yayasan Haji Muhammad Cheng Hoo Indonesia, HM Jos Soetomo, berharap dengan adanya gelar MTQ mampu mendorong semangat untuk menjadikan Al-Quran sebagai praktik hidup sehari-hari. “Melalui spirit Al-Quran, dengan prinsip fastabiqul khairat, mari kita berlomba-lomba dalam kebaikan. Apapun agama, etnis-suku bangsanya. Yaitu dalam rangka menciptakan hidup yang lebih harmoni dalam bingkai kebersamaan NKRI,” katanya.

Sementara itu, Koordinator Dewan Hakim MTQ, Dr. H. Saiful Jazil, M.Ag, mengatakan, dalam MTQ yang diikuti peserta dari seluruh Masjid Cheng Hoo se-Indonesia, utusan berbagai Pondok Pesantren (Ponpes) yang selama ini menjadi mitra Masjid Cheng Hoo, dan utusan yang tergabung dalam Jam’iyah Qurra` wal Huffadz, pihaknya menghadirkan tim juri pilihan.

“Sebagai momen penting karena ini merupakan gelar MTQ edisi perdana, kita undang tim juri yang sudah dikenal memiliki kompetensi dan kredibilitas yang juga berskala nasional dan internasional,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, di antara 700 undangan, juga hadir berbagai tokoh ormas juga hadir, baik dari Nahdhatul Ulama (NU), Muhammadiyah, MUI, perwakilan Kodam Brawijaya V, Polda Jatim, dan mantan Menteri BUMN, Dahlan Iskan. (Tamam Malaka)

 

 

 

baca juga :

Truk Hajar Kerumunan Orang seperti Bola Tabrak Pin Bowling

Redaksi Global News

Ibrahim Turun Tangan karena Merasa “Dibesarkan” Sumur Minyak Tua di Aceh

gas

Hadang Serangan Cyber, ITS Rancang Prodi TIK

nasir nasir