Global-News.co.id
Gaya Hidup Sosok Utama

‘Jualan’ Baju Renang Ikonik Baywatch

AKTRIS seksi Pamela Anderson yang dikenal dengan baju renang merah dari regu penyelamat pantai Baywatch menghadirkan kembali baju renang ikoniknya.

“Saya selalu memakai pakaian renang. Saya sudah mencoba segalanya, jadi saya orang yang cukup baik dalam hal pakaian renang,” katanya dalam memoarnya dikutip dari Vogue.

Pada 4 Mei mendatang, dia merilis koleksi kapsul dengan Frankies Bikinis yang menerapkan semua pelajaran yang dia pelajari tentang pakaian renang dengan estetika seksi tahun 90-an yang diharapkan dari Anderson. Dan ada one piece merah dengan berpotongan slit kaki tinggi, langsung dari Baywatch.

Label ini sebenarnya sudah berkali-kali mendekati Anderson untuk membuat koleksi bersama, namun baru kali ini mereka berkolaborasi.

“Frankie sedang membuat pakaian renang kecil ketika saya di sana dan meletakkan pakaian renang di kotak surat saya,” kenang Anderson.

Dia memiliki hubungan khusus dengan pendiri Frankies Bikini, Francesca Aiello yang dia menyaksikannya tumbuh di Paradise Cove di Malibu, California.

“Saya merasa terhormat bisa bermitra dengan Pamela dalam koleksi ini, dia adalah ikon di dunia pakaian renang, dan inspirasi besar bagi wanita di seluruh dunia,” kata Aiello.

Baju renang, kata Anderson adalah busana yang spesial lantaran dianggap penuh ‘perhitungan’ dan detail.

“Baju renang mempertimbangkan seluruh tubuh Anda, itu sangat diperhitungkan,” kata Anderson.

Dia ingin membawa pengalaman dan pelajaran yang dipelajari ke dalam koleksi, dan mereferensikannya tonggak sejarah dalam hidupnya.

Beberapa di antaranya adalah koleksi one-piece merah memiliki tali yang lebih tipis dari biasanya, dan lekukan leher sendok. Koleksinya dihargai antara US$80 (Rp1,17 juta dan US$195 (Rp2,8 juta). (cnn, ins)

baca juga :

Panglima TNI – Kapolri Tinjau Pos PPKM Mikro Desa Sawotratap, Gus Muhdlor Anggap Sebagai Penyemangat

gas

Omah Kelor ITS, Inovasi Baru Produksi Panganan Sehat

Redaksi Global News

Kurs Dolar AS Melemah

Redaksi Global News