Global-News.co.id
Ekonomi Bisnis Utama

Jamin Ketersediaan Selama Lebaran, Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus Tambah Stok BBM dan LPG hingga 15%

Executive GM Patra Niaga Jatimbalinus Dwi Puja Ariestya (kiri berkacamata) melihat kesiapan Satgas Ramadan & Idul Fitri 1444 H di Rest Area KM 725A Gresik ruas tol Mojokerto – Surabaya, Jumat (14/4/2023) sore

SURABAYA (global-news.co.id) – Potensi tingginya pergerakan arus mudik dalam lebaran tahun ini, turut diantisipasi Pertamina Patra Niaga Jatim, Bali dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus). Pertamina menambah stok Bahan Bakar Minyak (BBM) dan LPG hingga 15 persen seiring adanya prediksi peningkatan konsumsi harian.

Executive General Manager Patra Niaga Jatimbalinus, Dwi Puja Ariestya mengatakan memasuki masa pra endemi atau mendekati normal pasca pandemi Covid-19, di mana perekonomian semakin membaik dan tidak ada pembatasan atau larangan perjalanan akan meningkatkan mobilitas masyarakat. Situasi akan terus meningkat hingga saat mudik Idul Fitri 1444 H nanti. Diperkirakan tradisi mudik lebaran akan kembali seperti tahun 2019, kondisi sebelum pandemi Covid-19.

“Berdasar potensi dan evaluasi tersebut, kami menambah stok BBM dan LPG hingga 15% untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam menyambut tradisi mudik Idul Fitri 1444 H dan libur lebaran tahun ini,” katanya saat melakukan pengecekan posko siaga Pertamina dan SPBU rest area KM 725 A Gresik ruas tol Mojokerto – Surabaya, Jumat (14/4/2023) sore.

Ditegaskan Dwi Puja Ariestya, stok BBM dan LPG saat ini dalam kondisi aman dan seluruh infrastruktur telah disiagakan yang meliputi 19 Terminal BBM, 8 Terminal LPG, 1.422 SPBU, 160 SPBE (PSO & NPSO), 1.262 Agen LPG (PSO & NPSO), 158 SPPBE (PSO& NPSO) dan 13 DPPU dengan melakukan build up stock di masing – masing Lembaga Penyalur serta memastikan kondisi pelayanan dalam kondisi prima.

“Kami bisa pastikan pasokan BBM dan LPG wilayah Jatimbalinus tersedia, dalam kondisi aman. Karena itu kami minta masyarakat tak panik dan bisa melakukan perjalanan mudik dengan aman dan lancar,” katanya.

Pihaknya memprediksi adanya kenaikan konsumsi BBM dan LPG pada momen Ramadan dan Idul Fitri khususnya H-10 dan H+10 Idul Fitri di Wilayah Jatimbalinus.

“Untuk BBM jenis Gasoline atau bensin, terdapat kenaikan konsumsi sebesar 7,1 persen dari rerata normal 17.962 kilo liter. Sedangkan untuk Gasoil atau diesel, prediksi kami turun sebesar 10,6 persen dari rerata normal 8.119 kilo liter,” jelas Dwi Puji.

Penurunan konsumsi Gasoil itu tak lepas dari adanya aturan pembatasan angkutan barang selain sembako dan BBM serta LPG selama masa arus mudik dan balik, sehingga jumlah kendaraan yang mengonsumsi gasoil mengalami penurunan jumlah yang operasional.

“Sedangkan untuk konsumsi LPG, kami prediksi mengalami kenaikan sebesar 7,9 persen dari konsumsi normal 5,787 Metrik ton. Terdiri dari LPG 3 kg naik sebesar 7,3 persen dari konsumsi normal 5.614 Metrik Ton dan LPG Non Subsidi naik 27,4 persen dari konsumsi normal 173 Metrik Ton,” ungkap Dwi Puji.

Selain menambah stok, guna memastikan kelancaran pendistribusian BBM dan LPG selama Ramadan & Idul Fitri, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) khusus Pertamina Siaga yang melibatkan fungsi-fungsi terkait, serta instansi-instansi meliputi KESDM, Kemenhub, BPH Migas, Kepolisian, Jasa Marga, TNI, dan PT Telkom Indonesia mulai 1 April – 2 Mei 2023.

Satgas bertugas memonitor secara ekstra untuk menjamin distribusi dan kesiapsiagaan seluruh lembaga penyalur, baik BBM maupun LPG serta keadaan khusus atau emergency lainnya yang dapat mengganggu kelancaran distribusi.

“Dalam mendukung kelancaran perjalanan selama periode Pertamina Siaga, kami menambah layanan berupa 100 Motorist Pertamina Delivery Service dan 15 Kantong BBM berbentuk Mobil Tanki (Mobile Storage) se Jatimbalinus 1 yang akan siaga pada titik titik rawan kemacetan, bencana dan konsentrasi pemudik, serta destinasi wisata utama di Jatimbalinus,” beber Dwi Puji.

Kedua layanan tersebut untuk memangkas jarak supply dan mendekatkan energi ke konsumen. Pihaknya juga menambah 10 Kiosk Modular Dispenser untuk 10 titik Rest Area yang tidak memiliki SPBU.
Kemudian menyiagakan 13 SPBU di Jalur Tol dan 1075 SPBU dan 764 Agen LPG Siaga di Jalur Non Tol dengan menambah jam operasional mereka.

“Khusus Jalur Tol, agar pemudik merasa nyaman dan membantu mengurangi kecelakaan akibat faktor kelelahan, kami menyediakan 3 Rumah Pertamina Siaga yang siap mengecek kondisi kesehatan pemudik, menyediakan tempat beristirahat sementara dengan aman dan nyaman,” pungkas Dwi Puji.

Pertamina juga membentuk Satgas Penanggulangan Bencana yang akan terus memantau lokasi-lokasi bencana. Sehingga Pertamina bisa terus menyediakan BBM dalam kondisi normal ataupun dalam kondisi terjadi bencana. (tis)

baca juga :

21 Penumpang Kapal Grand Princess Positif Tertular Virus Corona

Redaksi Global News

Wawali Minta OPD Pemkot Surabaya Ikut Promosikan Produk UKM

Redaksi Global News

Liga 3, Laga Persedikab Kontra Maluku FC Berakhir Ricuh

Redaksi Global News