Global-News.co.id
Metro Raya Pendidikan Utama

PPDB SMP, Dispendik Surabaya Siapkan 590 Rombel

Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya, Yusuf Masruh

SURABAYA (global-news.co.id) – Dinas Pendidikan Kota Surabaya menyiapkan 590 rombongan belajar (rombel) saat pelaksanaan Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) Sekolah Menengah Pertama (SMP) tahun 2022/2023 yang dimulai Jumat, 10 Juni.

“Tahun ini dari 63 SMP negeri di Surabaya, ada 590 rombel dengan maksimal 32 siswa per rombel,” kata Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya, Yusuf Masruh di Surabaya, Kamis (9/6/2022).

Yusuf menjelaskan pada pendaftaran siswa SMP kali ini ada empat kategori yang satu di antaranya ada jalur afirmasi, yakni untuk inklusi dan mitra warga. Mitra warga diperuntukkan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan pelaksanaan pendaftaran dibuka mulai 10 hingga 15 Juni 2022.

“Untuk pengumuman dan daftar ulang jalur afirmasi inklusi akan dilaksanakan pada 16 Juni, berbeda dengan afirmasi mitra warga yang akan diumumkan tanggal 16-17 Juni sekaligus pendaftaran ulang. Pola daftarnya ya masih sama seperti SD, kalau bukan MBR ya tidak bisa, jaraknya nanti pakai radius berapa kilometer, dan seterusnya,” kata Yusuf.

Sementara itu, untuk pendaftaran dan verifikasi siswa kategori perpindahan tugas orangtua dilaksanakan pada 14-15 Juni 2022. Sedangkan pengumumannya akan dimulai pada 16 Juni 2022, sedangkan daftar ulang 17 Juni 2022. Untuk pendaftaran jalur prestasi nilai rapor dan prestasi perlombaan dimulai dari 16 – 20 Juni 2022.

Sedangkan proses verifikasi dimulai tanggal 17-22 Juni 2022, pengumuman dilaksanakan pada 23 Juni hingga proses daftar ulang berlangsung tanggal 24 Juni 2022. Bukan itu saja, ada pendaftaran zonasi dimulai dari 23-25 Juni 2022. Pengumuman dibuka pada 26 Juni 2022 dan daftar ulang mulai 26 – 27 Jun 2022.

“Untuk daftar ulang pemenuhan pagu, dilaksanakan pada 28 Juni 2022. Sementara itu, kuota jalur afirmasi kategori inklusi dan MBR paling sedikit 15 persen, sedangkan perpindahan tugas paling banyak 5 persen. Jalur zonasi paling sedikit ada 50 persen, sedangkan jalur prestasi paling banyak 30 persen,” ujarnya.

Bagi lulusan sekolah inklusi di Surabaya, lanjut dia, Dispendik akan menempatkan langsung berdasarkan data tempat domisili sesuai kartu keluarga (KK). Selain itu, ketentuan lain untuk siswa inklusi yang belum terdaftar di sekolah inklusi bisa langsung mendaftar pada SMP negeri penyelenggaraan inklusi terdekat secara luring.

Peserta didik juga diwajibkan melampirkan surat dari psikolog yang menerangkan, calon peserta didik tersebut menyandang disabilitas. (pur)

baca juga :

Semester I 2020, Ekspor Udang Jatim Meningkat Tembus 636, 84 Juta Dolar AS

Redaksi Global News

10 Juni: Tambah 304, Pasien Positif Corona di Jatim 6.798 Orang

Redaksi Global News

Kopwan Srikandi Sukses Ekspor Gula Semut dan VCO, Kini Incar Member Amazon

Redaksi Global News