Global-News.co.id
Metro Raya TNI Utama

Surabaya Terjunkan Ribuan Personel Gabungan Amankan Natal dan Malam Tahun Baru

Setidaknya 3000 lebih personel gabungan diterjunkan untuk pengamanan Hari Raya Natal 2021 dan malam pergantian Tahun Baru 2022

SURABAYA (global-news.co.id) –
Setidaknya 3000 lebih personel gabungan diterjunkan untuk pengamanan Hari Raya Natal 2021 dan malam pergantian Tahun Baru 2022 (Nataru) di Kota Surabaya. Untuk memastikan kesiapan para personel, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Surabaya menggelar apel bersama di halaman Taman Surya, Balai Kota Surabaya, Jum’at (24/12).

Tak hanya menggelar apel bersama, Walikota Surabaya Eri Cahyadi bersama Forkopimda Surabaya juga melakukan pengecekan kesiapan sejumlah gereja dan posko perbatasan kota.

Pengecekan dilakukan mulai dari Gereja Katolik St. Marinus Yohanes (Jl Memed Sastrawirya Kenjeran Surabaya), Gereja Katolik Roh Kudus (Jl I Gusti Ngurahrai No 97 Surabaya), Posko Pengamanan Terpadu di perbatasan Bundaran Waru (CITO), Gereja Katolik Hati Kudus Yesus Darmo (Jl Polisi Istimewa No 15 Surabaya) dan Gereja Kristen Indonesia (Jl Pregolan Bunder 36 Surabaya).

Walikota Eri menyatakan,  Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama instansi terkait sudah menyiapkan sejumlah langkah dalam pengamanan Nataru. Salah satunya adalah dengan mengeluarkan Surat Edaran (SE) Walikota Surabaya tentang Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 pada saat Nataru sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) No 66 Tahun 2021.

Dia juga memastikan, setiap gereja yang melaksanakan ibadah Natal sudah menerapkan prosedur yang telah ditetapkan. Ini berdasarkan hasil tinjauan langsung yang dilakukannya bersama Forkopimda Surabaya.

“Semoga bisa berjalan baik dan kami mohon doanya, untuk perayaan malam Natal dan tahun baru ini juga Insya Allah umat Kristen dapat beribadah dengan tenang dan aman di Kota Surabaya,” terangnya.

Meski begitu, dia juga mengimbau masyarakat, khususnya umat Kristiani yang sedang melaksanakan Ibadah Natal agar tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes). Selain itu pula, dia berharap, warga juga tak terlalu euforia dalam merayakan malam pergantian tahun baru.

Dalam pengamanan Nataru ini, Walikota Eri mengungkapkan, l pihaknya telah menerjunkan 3000 lebih personel gabungan. Para petugas gabungan ini terdiri dari jajaran di lingkup Pemkot Surabaya, kepolisian, TNI, Basarnas, hingga relawan Kampung Tangguh Jogo Suroboyo. “Ada 3000 lebih personel,” katanya. (pur)

baca juga :

Klien Lahirkan Bayi Tak Sesuai Program, Dokter Bayi Tabung Digugat

Aturan Pembatasan Kapasitas Jumlah Penumpang 50 Persen Dihapus

Redaksi Global News

Ikut Salat Gerhana, Gubernur Khofifah Ajak Masyarakat Jadikan Gerhana Momen Edukasi Ilmu Astronomi

Redaksi Global News