Global-News.co.id
Secangkir Kopi Utama

Selamat Datang Universitas ‘Hayam Wuruk Perbanas’

PANDEMI covid-19 memang meluluhlantakkan berbagai sendi kehidupan global. Ekonomi, sosial hingga pendidikan terkena imbasnya. Semua terjerembab dibuatnya. Khususnya di sektor pendidikan, kita sama-sama mengetahuinya hampir semuanya melalui daring untuk proses belajar mengajar. Tidak itu saja, di sektor pendidikan, terlebih di perguruan tinggi swasta, para pengelola harus pandai-pandai memutar otak.

Hal ini tidak terlepas dari angka pendaftaran mahasiswa baru menurun. Dalam soal ini setiap perguruan tinggi angka pendaftaran mahasiswa baru berbeda-beda. Ada yang turun drastis hingga sedang. Ada yang biasa-biasa. Akibatnya sebagian besar perguruan tinggi melakukan pengereman ekspansifnya. Pembangunan infrastruktur sangat berkurang. Terlebih perguruan tinggi swasta. Mereka yang terus melaju, karena mereka berhasil mengelola perguruan tingginya.

Kalangan pendidikan, Selasa (2/2/2021), dibuat tercengang dengan STIE Perbanas Surabaya. Ada apa? Perguruan tinggi tersebut dengan penuh protokol kesehatan meresmikan Gedung C Kampus Wonorejo (Kampus II), menyusul peresmian Gedung A dan Gedung B yang diresmikan sebelumnya. Meski pembangunan gedung tersebut sebelum pandemi, tetapi yang patut kita apresiasi antisipasi owner (yayasan) dalam hal ini Yayasan Pendidikan Perhimpunan Bank Umum Nasional Swasta Jawa Timur membaca peluang ke depannya.

Bila kita melihat fakta, kemajuan yang diraih STIE Perbanas Surabaya yang tak lama lagi akan menjadi Universitas Hayam Wuruk Perbanas itu memang berada pada taraf yang cukup menggembirakan. Pada tahun 2020 dari 3.600 perguruan tinggi secara nasional, STIE Perbanas Surabaya menempati peringkat 85. Sementara pada tahun yang sama, untuk tingkat Jatim dari 318 perguruan yang ada, STIE Perbanas Surabaya menempati peringkat 12.

Bila kita melihat, keberhasilan STIE Perbanas Surabaya tidak terlepas dari para pengelolanya yaitu visioner, motivator, terbuka, komunikator yang baik, memiliki komitmen dan mampu menempatkan diri. Suasana akademik yang kondusif di STIE Perbanas Surabaya dapat meningkatkan kualitas dosen dengan adanya interaksi antar civitas akademika dan didukung dengan fasilitas fisik yang sesuai standard an modern.

Memang kualitas pimpinan akan membawa pengaruh besar bagi suatu kemajuan. Juga demikian di STIE Perbanas Surabaya. Lebih penting lagi, terjadinya sinergitas antara yayasan dan akademika yang terus berjalan baik selama ini mempunyai andil besar bagi keberhasilan perguruan tersebut. Ini harus dipertahankan. Mengapa? Banyak contoh rebut-ribut antara yayasan dengan akademika pada akhirnya meruntuhkan perguruan itu sendiri.

Terakhir, kami dari dapur redaksi mengucapkan selamat atas keberhasilan STIE Perbanas Surabaya. Tak lupa, kami mengucapkan “Selamat Datang Universitas Hayam Wuruk Perbanas. Semoga perguruan tinggi dari Surabaya ini membawa keharuman untuk nusantara.(*)

 

baca juga :

Bakal Syuting Film di Surabaya, Bayu Skak Sowan ke Pemkot

Titis Global News

Medical Check Up Lengkap Laboratorium Pacar-YHMCHI Diminati Masyarakat

gas

Hingga 25 Juni, Aliran Modal Asing Masuk Indonesia Capai Rp 17 Triliun