Global-News.co.id
Indeks Mancanegara Utama

Jelang Pelantikan Biden, Trump Murung di Hari Terakhir di Gedung Putih

Donald Trump disebut terus berada dalam suasana hati yang buruk dan murung hingga hari terakhirnya menjabat di Gedung Putih.

WASHINGTON (global-news.co.id)  –  Presiden Amerika Serikat Donald Trump disebut terus berada dalam suasana hati yang buruk dan murung hingga hari terakhirnya menjabat di Gedung Putih.

Menurut sumber CNN yang mengaku bertemu Trump dalam beberapa hari terakhirnya di Gedung Putih, sang presiden telah kehilangan minat menyelesaikan tugasnya.

Trump bahkan disebut masih kerap mengeluh terkait partainya, Republik, yang ia nilai telah meninggalkan dan mengabaikan dirinya.

Trump juga disebut bersikeras menekankan kepada orang di sekitarnya bahwa dia benar-benar memenangkan pemilihan umum November lalu.

Presiden AS ke-45 itu sempat dijadwalkan akan menggelar perpisahan di Pangkalan Militer Gabungan Andrews di dekat Washington. Trump direncanakan menyampaikan pidato terakhirnya sebagai presiden dalam acara tersebut.

Perpisahan Trump tersebut dikabarkan akan dimeriahkan dengan upacara gaya militer. Undangan telah disampaikan kepada kerabat, teman, sekutu, hingga pejabat pemerintahan Trump. Setiap undangan diizinkan membawa hingga lima orang.

Panitia berupaya keras mendatangkan banyak undangan. Namun, sejauh ini, tamu yang akan datang ke perpisahan Trump diprediksi lebih sedikit dari perkiraan.

Sejumlah pejabat yang dipecat Trump seperti eks Direktur Komunikasi Anthony Scaramucci, mantan Kepala Staf Gedung Putih John Kelly dan eks penasihat Trump, Don McGahn, diundang menghadiri perpisahan sang presiden. Namun, menurut sumber CNN, ketiganya menyatakan tidak akan hadir.

Menurut dua sumber lainnya, Wakil Presiden Mike Pence juga tidak akan hadir dalam upacara perpisahan Trump. Namun, Pence menyatakan akan hadir dalam pelantikan Joe Biden. Trump sendiri sudah menyatakan diri tidak akan hadir dalam pelantikan penerusnya itu.

Selain itu, Trump juga disebut kecewa lantaran sederet selebriti berbaris menghadiri pelantikan Biden.

Pada umumnya, presiden AS menghabiskan pekan terakhirnya di Gedung Putih dengan melakukan sejumlah wawancara perpisahan dengan media.

Namun, sejak Trump disebut menghasut massa pendukungnya membuat kerusuhan di Capitol Hill pada 6 Januari lalu, sang presiden berusaha dijauhkan dari segala situasi publik yang diprediksi memperburuk keadaan.

Sumber menuturkan, para penasihat Trump berupaya sebisa mungkin mendampinginya dalam setiap momen, demi memastikan agar Trump tak membuat pernyataan kepada publik di luar skenario.

Trump bahkan membuat pidato perpisahan melalui video yang telah direkam sebelumnya.

Hingga Selasa malam waktu AS, Gedung Putih hanya menyebutkan bahwa jadwal Trump di hari terakhirnya menjabat sebagai presiden adalah pergi meninggalkan Gedung Putih dan Washington D.C pada Rabu (20/1) pagi waktu setempat sekitar pukul 08.00. zis, cnn

baca juga :

Bojonegoro Rawan Banjir, Proyek Pembangunan Saluran Air Disorot

Redaksi Global News

Bom Pipa New York Dikaitkan Pelaku dengan Aksi Israel di Jalur Gaza

Redaksi Global News

Jatim Jadi Percontohan Pengendalian Covid-19 Nasional, Khofifah Sebut Kado Tercettar di Hari Jadi Provinsi

Redaksi Global News