Global-News.co.id
Indeks Nasional Utama

Kesaksian Pelayat, Selain Tersenyum Jenazah Anggota FPI Berbau Harum

Istimewa
Jenazah laskar FPI tiba di Petamburan, Selasa (8/12/2020) malam.

 

 

Seluruh jenazah laskar Front Pembela Islam (FPI) yang diklaim polisi tewas dalam baku tembak di Tol Jakarta-Cikampek telah diterima keluarganya, Selasa (8/12/2020) malam. Kesaksian para pelayat yang menunggu jenazah di markas FPI di Petamburan,  selain tersenyum,  jenazah juga berbau harum.

 

Satu demi satu jenazah laskar FPI pengawal Habib Rizieq Shihab yang dibawa dengan ambulans  FPI dari RS Polri Kramat Jati  tiba di kawasan Petamburan, Jakarta Pusat, Selasa (8/12/2020) malam. Seluruh ambulans meninggalkan RS Polri dengan pengawal ketat dari pihak kepolisian. Begitu datang, massa yang berada di lokasi langsung memekikkan takbir.

Salah seorang laskar melalui pengeras suara mengumumkan bahwa jenazah pertama yang datang tersebut adalah jenazah Andi Oktiawan. Malam itu mereka juga masih menunggu kedatangan jenazah lain.

Setelah diotopsi di RS Polri Kramat Jati, pihak Kepolisian kemudian menyerahkan seluruh jenazah kepada keluarga masing-masing.

Malam itu, enam jenazah dibawa pihak FPI disemayamkan di Masjid Al Islah Petamburan, Jakarta Pusat, sebelum dimakamkan. Jenazah akan dimakamkan di lokasi berbeda-beda sesuai keinginan keluarga.

Para pelayat yang datang mengisahkan bahwa jenazah yang datang secara bergantian itu mengeluarkan bau harum. Kesaksian itu juga diungkap Wasekjen PA 212 Novel Bamukmin. Dia mengatakan jenazah laskar FPI Andi Oktiawan mengeluarkan bau yang sangat wangi.

Novel mengungkap, bau harum dari jenazah Andi Oktiawan telah tercium sejak diturunkan dari mobil ambulans di Markas FPI di Petamburan. “Subhanallah, saya saat ini dekat dari jenazah syahid Andi sedang dimandikan, almarhum sangat wangi,” ungkap Novel, Rabu (9/11/2020) dini hari.

Bahkan sedari turun dari mobil jenazah, kata dia, sudah tercium semerbak mewangi, dan wanginya satu macam saja. Sehingga yang hadir saat ini semua dikalahkan wangi almarhum syahid Andi.

Twitter
Foto jenazah anggota FPI M Suci Khadafi Poetra.

Hal senada diungkapkan warga Tanah Abang, Abdul Ghani (35) yang mencium bau harum dari enam syuhada Laskar FPI. “Saya mencium bau harum ambulans yang membawa enam Syuhada Laskar FPI,” jelasnya.

Abdul Ghani tidak bisa melihat wajah keenam syuhada Laskar FPI karena penuhnya warga di sekitar markas FPI. “Saya berada Gang Petamburan menuju markas FPI. Saya bersyukur bisa memberikan hormat kepada enam syuhada FPI,” papar Abdul Ghani.

Sementara salah seorang anggota FPI dari Setiabudi, Jakarta Selatan, Nugraha, mengatakan, dia mencium wangi dari tubuh anggota FPI yang meninggal. “Saya sempat melihat wajah enam wajah syuhada Laskar FPI tersenyum dan bau harum tercium,” katanya.

Galang Dana Dukacita

Tewasnya enam laskar FPI yang diklaim polisi tewas dalam bentrokan dengan polisi di tol Jakarta- Cikampek Km 50, Senin (7/12/2020) Desember 2020 dini hari menuai simpati banyak warga.  Hingga kini klaim polisi itu dibantah FPI dan mereka memastikan saat kejadian laskar FPI itu tidak bersenjata.

Bahkan, ada seorang warganet yaitu Irvan Gani, pemilik akun Twitter @ghanieierfan yang menggalang dana bentuk duka cita kepada keenam laskar FPI tersebut. Dana yang terkumpul pun hingga ratusan juta.

Irvan diketahui memulai penggalangan dana tersebut sejak Senin sore. Batas akhir setoran dana tersebut dijelaskan hingga Rabu pukul 00.00.

Penggalangan dana itu pun sangat direspons oleh para netizen, Bahkan, kurang dari 24 jam pada Selasa siang, dana yang telah terkumpul di-posting oleh Irvan mencapai lebih dari Rp 260 juta.

Irvan Gani menyampaikan terima kasihnya kepada para netizen yang telah menyumbang. Donasi tersebut, menurut dia, akan disalurkan kepada para keluarga keenam laskar FPI tersebut.

“Semoga Allah SWT, membalas budi baik bapak dan ibu. Insya Allah donasi yang terkumpul terjaga amanahnya tersalurkan untuk keluarga korban,” tulisnya dikutip, Rabu (9/12/2020). dja, wah, gel

baca juga :

Koperasi Jadi Institusi Ekonomi Rakyat di Masa Depan

Arab Saudi Belum Buka Akses, Pemerintah Batalkan Penyelenggaraan Ibadah Haji 2020

Redaksi Global News

BPKP dan Kemenkes Tetapkan Harga Tes Swab Paling Mahal Rp 900.000

Redaksi Global News