Global-News.co.id
Indeks Metro Raya Utama

Demokrat Jatim Dukung Gus Ipul, Soekarwo: Ada Syaratnya?

Ketua DPD Partai Demokrat Jatim Soekarwo memberikan jas Partai Demokrat kepada Gus Ipul.

SURABAYA (global-news.co.id)-Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur, Soekarwo telah lama memberi sinyal kepada Saifullah Yusuf atau Gus Ipul untuk mencalonkan diri dari Partai Demokrat. Syaratnya, Gus Ipul harus berseragam democrat untuk bisa melenggang maju dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim 2018 mendatang.

Namun syarat tersebut tampaknya sulit dilakukan oleh Gus Ipul. Pasalnya, saat ini Gus Ipul sudah komitmen untuk maju melalui PKB. “(Demokrat) Bisa mengusung calon sendiri. Juga bisa orang lain yang bisa didemokratkan (menjadi kader Demokrat),” kata Soekarwo, yang juga menjabat Gubernur Jatim usai menerima kunjungan Duta Besar Turki di Indonesia di gedung negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, Kamis (13/7/2017).

Diakui Soekrawo, dirinya sangat mendukung Gus Ipul untuk maju sebagai Cagub Jatim. Namun secara organisasi kepartaian dirinya harus mengikuti aturan internal partai. “Kalau partai, keputusannya ada di Majelis Tinggi yang mengacu berdasarkan hasil survei,” ujar Soekarwo.

Jika hasil survei calon itu tinggi, hal tersebut akan menjadi pertimbangan Majelis Tinggi Demokrat untuk merekomendasikannya. “Keputusan Majelis Tinggi berdasarkan survei. Surveinya yang layak mana, itu yang akan dipilih,” tuturnya.

Jika survei dari kader internal angkanya sama dengan calon di luar kader, kata Soekarwo, yang dipilih adalah kader sendiri. Kader sendiri yang akan lebih diutamakan. “Kalau elektabilitasnya sama, yang dipilih internal. Kalau masih jauh selisihnya, yang dipilih adalah yang tertinggi,” sebut Soekarwo.

DPD Partai Demokrat Jawa Timur membuka pendaftaran calon gubernur dan wakil gubernur di Pilgub Jatim 2018 pada 12-31 Juli 2017. Pada hari pertama pendaftaran, Wakil Ketua DPP Demokrat Nurhayati Ali Assegaf mendaftar sebagai calon gubernur di kantor DPD PD Jatim, Jalan Kertajaya, Surabaya, Rabu (12/7/2017).

Sebagai kader internal Demokrat, Nurhayati mengaku bangga karena bisa mendaftar sebagai calon gubernur di rumah sendiri. Dia mengatakan berniat melanjutkan kepemimpinan Soekarwo Gubernur Jawa Timur yang sudah memimpin selama dua periode.

“Pak Soekarwo adalah kader terbaik Demokrat, sehingga alangkah ruginya apabila kader lainnya tidak bisa melanjutkan program yang sudah dirancang oleh beliau,” katanya.

Nurhayati mengatakan tidak pernah berkecil hati meskipun harus melawan incumbent, Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf. Sebab, keputusannya untuk maju menjadi Cagub Jatim telah mendapat persetujuan dari rakyat.

Saat ini, dia menuturkan, sebagian besar masyarakat telah sadar bahwa seorang pemimpin bukanlah perkara gender saja. Namun, dia menambahkan, seorang pemimpin itu dilihat dari pengabdiannya kepada rakyat. “Yang dibutuhkan masyarakat itu pemimpin yang mau peduli, mau mendengar, dan mau memberi solusi untuk rakyatnya,” ujar Nurhayati.

Sementara itu, sebelum ada pembukaan pendaftaran, Gus Ipul, yang diantar pengurus PKB Jatim, mendatangi dan bertemu dengan pengurus DPD PD Jatim di kantor DPD, pada awal Juni lalu. Dalam pertemuan itu, Gus Ipul meminta restu agar bisa menjadi calon gubernur yang didukung Demokrat.

“Pendaftaran memang secara resmi dibuka pada 12 Juli. Gus Ipul waktu ke sini juga sudah sudah dicatat mendaftar calon gubernur dari Demokrat,” kata Maskur, Ketua Desk Pilkada DPD Partai Demokrat Jawa Timur. * nas

baca juga :

Bupati Mojokerto Buka Gebyar Kreativitas Ibu dan Anak

Walikota Eri Bagikan 100 Kursi Roda ke Penyandang Disabilitas

Redaksi Global News

Lawan Vietnam, Timnas Tanpa Evan Dimas

Redaksi Global News