Global-News.co.id
Indeks Mataraman Nasional Utama

KPK Segel Ruang Kerja Kadis PUPR dan Pimpinan DPRD Kota Mojokerto

RUANG kerja Pimpinan DPRD Kota Mojokerto tampak disegel KPK.

MOJOKERTO (global-news.co.id)-Penyidik KPK langsung bergerak cepat pasca Operasi Tangkap Tangan (OTT) Kadis PU dan Penataan Ruang Kota Mojokerto, Wiwiet Febryanto dan tiga pimpinan DPRD Kota Mojokerto, dengan melakukan penyegelan ruang kerja mereka. Langkah ini untuk mengamankan barang bukti serta sejumlah berkas penting lainnya.

Ruangan yang disegel adalah ruangan Komisi III dan ruangan Sekretaris DPRD Kota Mojokerto di lantai pertama. Terlihat stiker bertuliskan ‘KPK’ dan garis pembatas berwarna merah-hitam bertuliskan ‘Dilarang Melintas Garis’ menyilang di kedua pintu tersebut.

Selain itu, KPK menyegel ruang kerja pimpinan DPRD Kota Mojokerto. Dalam satu ruangan di lantai dua itu ditempati tiga pimpinan Dewan, di antaranya Ketua DPRD Kota Mojokerto Purnomo dari PDIP, Wakil Ketua DPRD Kota Mojokerto Abdullah Fanani dari PKB, dan Wakil Ketua DPRD Kota Mojokerto Umar Faruq.

“Semalam ada hearing soal rencana pembangunan Politeknik PENS ITS di kantor Dewan, mulai pukul 21.00 WIB sampai pukul 24.00 WIB. Sekitar jam 1 lebih (Sabtu dini hari) ada tiga orang pakai rompi KPK menyegel ruangan pimpinan, Komisi III dan Sekwan,” kata Sekretaris Komisi II DPRD Kota Mojokerto, Dwi Edwin Endra Praja kepada wartawan di lokasi.

Saat penyegelan, lanjut Edwin, Ketua DPRD Kota Mojokerto Purnomo sudah pulang. Menurut dia, penyidik KPK sempat menanyakan ruang kerja anggota Komisi III dari PKS Cholid Firdaus. Edwin menyebut penyidik memintanya keluar dari kantor Dewan. “Saya jawab di ruang Komisi III. Kemudian disegel ruangan Komisi III,” ungkapnya.

Selain menyegel sejumlah ruang di gedung dewan, KPK juga menyegel ruang kerja Kepala Dinas PU dan Penataan Ruang Kota Mojokerto Wiwiet Febryanto, Sabtu (17/6/2017). Selama proses penggeledahan dan penyegelan tersebut, pintu gerbang kantor Dinas PUPR mendapat penjagaan ketat lima orang petugas berpakaian preman. Mereka melarang wartawan masuk ke dalam kantor.

Hanya saja, terlihat dari depan pintu gerbang, garis segel KPK menyilang di pintu ruang kerja Kadis PUPR, Wiwiet Febryanto di lantai dua. Begitu juga ruang kerja Sekretaris Dinas PU Penataan Ruang di sebelah kiri ruangan Wiwiet nampak disegel bagian pintunya.

Selain dua ruangan tersebut, ada tiga ruangan lainnya yang disegel KPK. Hal itu dikatakan salah seorang petugas keamanan kantor. Menurut pria berkulit sawo matang yang enggan menyebutkan namanya itu, segel KPK juga menempel pada ruangan Bidang Pengairan, Cipta Karya di lantai dua, dan Bidang Bina Marga di lantai satu. “Ada lima ruangan yang disegel, kami juga tak berani mendekat ke sana karena ada CCTV-nya,” kata petugas keamanan ini kepada wartawan di lokasi.

Menurut dia, penyegelan dilakukan penyidik KPK antara Jumat (16/6) malam hingga Sabtu dini hari. “Pagi tadi ganti shift jam 8 dalam kondisi sudah disegel,” tandasnya. * dtk, bas

baca juga :

Bendung Penyebaran COVID-19, Arab Saudi Berlakukan Jam Malam 21 Hari

Redaksi Global News

Jelang Natal, BPOM Temukan Makanan Tak Layak Senilai Rp 3,97 Miliar

Redaksi Global News

Tangkal Virus Corona, Pemerintah Alokasikan Dana Tambahan Rp 1 Triliun

Redaksi Global News