Global-News.co.id
Metro Raya Utama

Wagub: Waspadai Info Hoax Sasar Usia Muda

Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf berharap masyarakat bisa bijaksana dalam melihat maraknya peredaran berita hoax.
Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf berharap masyarakat bisa bijaksana dalam melihat maraknya peredaran berita hoax.

SURABAYA (global-news.co.id) – Sebagai pengguna internet mayoritas, generasi muda diminta menggunakan internet untuk kegiatan yang produktif dan bermanfaat. Upaya ini juga dilakukan untuk menangkal menyebarnya informasi palsu atau yang biasa disebut hoax.

Dari data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), pengguna internet di Indonesia didominasi kelompok mahasiswa dengan usia 25-34 tahun, disusul pelajar dengan usia 10-24 tahun, lantas kelompok pekerja atau wiraswasta dan kelompok lainnya.

“Usia produktif antar 10-34 tahun itu terbesar pengguna internet, kita perlu bangun kesadaran, lebih-lebih hari ini di internet yang paling banyak diakses adalah medsos disamping hiburan dan olahraga,” papar Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf di kantor Telkom Divre Jatim, Senin (30/1).

Pihaknya juga berharap masyarakat bisa bijaksana dalam melihat maraknya peredaran berita hoax. Informasi hoax itu harus dilawan dengan kontruksi pemikiran yang benar dan gagasan yang baik.

”Internet bisa digunakan untuk korespondensi, menyampaikan gagasan yang baik. Sehingga orang akan mengerti dengan apa yang kita sampaikan,” tandas pria yang akrab dipanggil Gus Ipul ini.

Menurutnya, internet adalah media yang efektif untuk memperbanyak jaringan, terutama untuk berbisnis. Hingga kini, pengguna internet di Indonesia mencapai 132,7 juta orang dan diperkirakan terus bertambah.

Jumlah pengguna internet di Indonesia tersebut, lanjutnya, menempatkan Indonesia berada di peringkat ke lima dunia. Masih kalah dengan China, India, Amerika dan Brasil.

Rata-rata penggunanya, adalah usia produktif. Di Indonesia angkanya mencapai 132,7 juta orang. Kalau di Jatim sekitar 24 juta.

Jika dipersentasikan, pengguna facebook di Indonesia mencapai 71,6 juta atau sebanyak 54 persen, kemudian disusul instagram sebanyak 19,9 juta atau 15 persen; lantas youtube sebanyak 14,5 juta atau 11 persen; kemudian twitter sebanyak 7,2 juta atau 5,5 persen.(zal)

baca juga :

6 Juni: Bertambah 993, Kasus COVID-19 di Indonesia Menjadi 30.514

Redaksi Global News

Temukan Rumah Warga Roboh Akibat Banjir, Bupati Baddrut Tamam Perintahkan DPRKP Segera Dibangun

gas

Walikota Eri Cahyadi Naikkan Biaya Operasional RT, RW dan LPMK di Surabaya 100%

Titis Global News