Buntut Kerumunan Rizieq, Kapolda Jatim Ditunjuk Jadi Kapolda Metro Jaya J

Dok GN
Kadiv Humas Mabes Polri Inspektur Jenderal Argo Yuwono

JAKARTA (global-news.co.id) – Mabes Polri menunjuk Kapolda Jawa Timur Inspektur Jenderal Mohammad Fadil Imran sebagai Kapolda Metro Jaya yang baru menggantikan Inspektur Jenderal Nana Sudjana. Penggantian pucuk pimpinan Polda Metro Jaya itu tertuang dalam Telegram Rahasia 3222/XI/KEP./2020.
“Irjen Pol Nana Sudjana diangkat dalam jabatan sebagai koordinator staf ahli Kapolri,” ujar Kadiv Humas Mabes Polri Inspektur Jenderal Argo Yuwono di kantornya Jakarta Selatan, Senin (16/11/2020).
Adapun penyebab Mabes Polri mencopot Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana dari jabatannya, kata Argo, karena membiarkan adanya kerumunan acara Rizieq Shihab di tengah pandemi Covid-19. Kerumunan tersebut melanggar protokol kesehatan.
Sebelumnya, pemimpin FPI Rizieq Shihab menggelar acara Maulid Nabi di Jalan KS Tubun, Petamburan, Jakarta Pusat pada Sabtu kemarin. Acara yang juga disertai akad pernikahan anak Rizieq Shihab, Najwa Shihab, dihadiri oleh ribuan orang.
Pemprov DKI Jakarta melalui surat resmi Satpol PP bernomor 2250/-1.75 yang ditujukan kepada Rizieq Shihab selaku penyelenggara pernikahan dan FPI sebagai panitia penyelenggara acara Maulid Nabi Muhammad SAW, menjatuhi hukuman denda Rp 50 juta.
Selain mengangkat Mohammad Fadil Imran sebagai Kapolda Metro Jaya yang baru, Mabes Polri mengisi jabatan Kapolda Jawa Timur yang ditinggalkan Fadil dengan menunjuk Inspektur Jenderal Nico Afinta yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Kalimantan Selatan. Pencopotan dan penggantian Kapolda Metro Jaya itu bersifat segera setelah TR dikeluarkan Mabes Polri. dja, tmp