Warga Surabaya Sesalkan Pembongkaran Taman Remaja Surabaya

Istimewa
Sejak dua minggu lalu, Taman Remaja Surabaya yang terletak di Jalan Kusuma Bangsa nomor 114 ini mulai dibongkar. Pekerja mulai mempreteli 20 wahana permainan di taman yang disegel sejak 31 Agustus 2018.

SURABAYA (global-news.co.id) – Riwayat Taman Remaja Surabaya (TRS) telah berakhir. Setelah disegel pada 31 Agustus 2018 lalu, taman bermain yang berdiri sejak 20 Februari 1971 ini mulai dibongkar. Pembongkaran Taman Remaja Surabaya ini pun disesalkan warga Surabaya dan viral di media sosial.
“Wah, tinggal kenangan. Banyak kenangan di TRS saat kecil dulu. Kalau dapat rangking langsung kesana bareng teman sekolah. Dapat tiket masuk gratis, serba gratis dan dapat hadiah pula,” kata Amey, salah satu warga Surabaya, Minggu (23/8/2020).
Hal yang sama juga diungkap Ningsih. Dia mengaku punya banyak kenangan saat kecil di TRS. “TRS tempat permainan pertama di Surabaya, tempat kenangan yang tak akan terlupakan, “kata karyawan swasta ini.
Warga yang lain juga merasakan taman yang terletak di tengah kota ini memiliki kenangan yang tak terlupakan. Namun harapan agar Taman Remaja Surabaya dipertahankan, pupus sudah. Sejak dua minggu lalu, taman bermain yang terletak di Jalan Kusuma Bangsa nomor 114 ini mulai dibongkar. Pekerja mulai mempreteli 20 wahana permainan di taman yang disegel sejak 31 Agustus 2018 ini.
Wahana kereta ulil atau kereta uler dan bom-bom car yang menjadi favorit warga Surabaya, juga sudah dibongkar.
Salah satu kenangan yang tak terlupakan, pelajar berprestasi bisa masuk gratis dan bebas bermain di semua wahana, hanya dengan menunjukkan nilai rapor. Selain itu, para pelajar bisa mengekspresikan bakat seninya dengan tampil di panggung pertunjukan.
Sementara itu Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya Eri Cahyadi berjanji revitalisasi Taman Remaja Surabaya tidak akan menghilangkan kenangan masa lalu banyak warga Surabaya.
“Dalam revitalisasi yang akan dimulai tahun 2021, gedung kesenian yang ada di Taman Remaja Surabaya dan yang ada di belakang Hi Tech Mal, akan digabung menjadi satu gedung yang lebih besar, “katanya. pur