Warga Serbu Pengobatan Gratis PWI Jawa Timur dan Pundi Amal Peduli Kasih

GN/Chusnul Huda Ketua PWI Jatim Akhmad Munir saat memberi sambutan sebelum kegiatan baksos.

GN/Chusnul Huda
Ketua PWI Jatim Akhmad Munir saat memberi sambutan sebelum kegiatan baksos.

TUBAN (global-news.co.id)-Sedikitnya 500 warga Desa Kebonlati Kecamatan Plumpang Kabupaten Tuban antusias mengikuti bakti sosial pengobatan gratis yang diselenggarakan oleh Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih SCTV dan INDOSIAR bekerjasama dengan PWI Jawa Timur, Pemerintah Kabupaten Tuban dan PWI Tuban, Rabu (8/3/2017).

Bakti sosial ini berupa pemeriksaan, pengobatan, periksa gigi dan pemberian obat-obatan secara gratis yang dilaksanakan tiga hari sampai 10 Maret mendatang dengan mengerahkan 15 kru yang terdiri dari 3 dokter umum, 2 dokter gigi, 2 apoteker dan didampingi tim medis dari Puskesmas Kecamatan Plumpang.

Ketua PWI Jawa Timur, Akhmad Munir dalam sambutannya mengatakan, bakti sosial dan pengobatan gratis ini merupakan wujud kepedulian PWI kepada masyarakat, berkaitan dengan peringatan Hari Pers Nasional (HPN) ke 71 tahun 2017.

“Kabupaten Tuban merupakan tahun ke-5 yang menjadi tujuan baksos ini, dengan pertimbangan wilayah bantaran sungai Bengawan Solo dan daerah luapan banjir,” tutur Ketua PWI Jawa Timur Periode 2016-2021.

Sementara itu, dr. Indiani koordinator tim medis Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih menyampaikan, selama pemeriksaan dilakukan, rata-rata keluhan masyarakat adalah gatal-gatal, batuk, pilek dan ada beberapa yang menderita hipertensi (darah tinggi) yang di dominasi para lansia.

“Ada juga beberapa yang terkena katarak, mungkin disebabkan aktifitas mereka sebagai petani sehingga sering terkena sinar matahari,” imbuh Indiani.

Terpisah, Maridin (64 tahun) warga yang mengikuti pengobatan gratis mengaku, dirinya sangat senang adanya pengobatan tersebut, dikarenakan desanya merupakan langganan banjir bahkan berhari-hari tergenang air.

Kegiatan baksos ini akan dilanjutkan kamis, 09 Maret 2017 di Desa Kanorejo Kecamatan Rengel dan Jumat, 10 Maret 2017 di Desa Patihan Kecamatan Widang dengan target masing-masing desa diikuti oleh 500-600 warga masyarakat. (hud)