Global-News.co.id
Sport Utama

Liga 1: Persik Tak Bisa Santai untuk Bersaing ke 4 Besar

Persik masih memiliki 10 laga sisa lagi untuk mengejar selisih 4 poin

KEDIRI (global-news.co.id) – Tim Persik Kediri pelan-pelan merangkak ke papan atas klasemen sementara BRI Liga 1 2023/24. Usai meraih tambahan 3 poin dari pekan ke-24 melawan Bali United FC, menempatkan tim Persik ke posisi ke-5 dengan perolehan 37 poin.

Kian dekat dengan posisi empat besar untuk dapat bersaing di babak selanjutnya, Championship Series untuk memperebutkan juara musim ini.

Persik masih memiliki 10 laga sisa lagi untuk mengejar selisih 4 poin dari tim yang saat ini berada di posisi ke-4 Bali United dan posisi ke-3 Persib Bandung.

Namun pelatih Persik Marcelo Rospide menyadari persaingan papan atas akan makin ketat mendekati akhir musim. Apalagi dihuni tim-tim besar yang berambisi besar, seperti Borneo FC Samarinda, Persib Bandung, Bali United, PSIS, Madura United, hingga Persija Jakarta.

“Ini bagus, kita dekat dengan target tapi saya pribadi merasa tidak terlalu aman, saya akan terus mencoba memperbaiki tim di laga berikutnya,” kata pelatih asal Brasil itu.

“Kita tak bisa santai. Di atas Persik ada tim-tim kuat. Dan di bawah kami juga ada tim-tim bagus. Semua pasti berambisi menembus posisi empat besar,” imbuhnya.

Selama jeda BRI Liga 1 2023/24 Persik sudah mulai kembali latihan rutin sejak Sabtu (10/2) lalu. Pasca libur tim langsung fokus pemulihan fisik.

Marcelo Rospide mengatakan bahwa jeda kompetisi saat ini waktunya cukup singkat. Dia belum memutuskan kegiatan apa saja yang akan dijalani timnya selain latihan rutin dan mempersiapkan tim sebelum laga selanjutnya.

Persik Kediri akan kembali bermain pada pekan ke-25 melawan Persis Solo di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (24/2) mendatang. (lib, kei)

baca juga :

Basuki Hadimuljono Lantik 10 Pejabat Tinggi Madya

Redaksi Global News

Jelang Libur Akhir Tahun, DPKP Surabaya Terbitkan Tata Cara Cegah Kebakaran

Redaksi Global News

Lebih 1.000 Orang Hadiri HUT Ke-21 Masjid Cheng Hoo Surabaya

gas