Global-News.co.id
Madura Utama

Baddrut Tamam Pastikan Umrah Gratis Guru Ngaji  Dilaksankan Tahun Ini

Bupati Baddrut Tamam bersama Forkopimda dan pejabat Pamekasan salat Maghrib berjamaah usai acara safari Ramadhan.
PAMEKASAN (global-news.co.id)  –Bupati Pamekasan Baddrut Tamam, menegaskan mulai tahun ini Pemkab Pamekasan akan memberangkatkan guru ngaji melaksanakan ibadah umrah gratis, sebagai hadiah atas jasa dan pengabdiannya mendidik anak- anak dan masyarakat.
Baddrut Tamam mengungkapkan hal itu saat memberi  sambutan pada acara silaturrahmi dalam rangka kegiatan Safari Ramadhan Tahun 1444 Hijriyah Bupati Bersama Forkopimda di Pendopo Kecamatan Batumarmar, Kamis (30/3/23).
“Tahun ini mudah-mudahan Pemkab Pamekasan bisa memberangkatkan guru ngaji umroh. Per desa 1 guru ngaji kita berangkatkan umroh. Sebagai hadiah dari Pemkab kepada guru ngaji, nanti ada tim verifikasinya. Bukan langsung ditetapkan oleh bupati oleh camat atau kades, tapi diusulkan,” katanya.
Dia mengungkapkan di antara syarat guru ngaji yang akan mendapatkan hadiah umroh gratis itu antara lain sudah mengabdi menjadi guru ngaji dengan waktu yang cukup lama, lalu ekonominya lemah atau tidak mampu dan telah banyak melahirkan santri santri yang pinter ngaji dan baik dalam solatnya.
Mengapa Pemkab memberikan penghargaan umroh bagi guru ngaji itu?
Baddrut Tamam mengatakan karena merekalah yang banyak mengajarkan anak menjadi pinter mengaji dan salat yang benar. Dan berbagai pengetahuan keagamaan lain yang menjadi dasar fondasi amaliyah keagamaan.
“Kenapa kita memberikan penghormatan dan memberikan hadiah kepada mereka berupa umroh? Kalau jujur yang mengajarkan kita ngaji sholat siapa? Guru ngaji itu memastikan ngajinya anak anak kita benar, solatnya benar, pondasi amaliyah diniyah tertanam dengan baik,” ungkapnya.
Anak- anak yang telah dididik oleh para guru ngaji, kata Baddrut Tamam, lalu setelah tamat SD melanjutkan ke SMP atau pesantren. Dan nanti akan menjadi generasi yang berakhlak dan beriman yang membanggakan, generasi yang bisa diharapkan berkontribusi untuk pembangunan bangsa dan negara.
Selain mengajar mengaji dan salat, lanjut Baddrut Tamam, guru ngaji juga banyak terlibat dalam urusan keagamaan lain di masyarakat. Misalnya dalam urusan kematian. Mulai dari mengkafani, menyolatkan, menguburkan hingga mendoakan banyak keterlibatan mereka.
“Guru ngaji juga, yang membuat masyarakat secara umum memahami Islam dengan baik. Namun hingga kini belum ada penghargaan yang layak bagi mereka, padahal mereka yang telah banyak berjasa menjadikan masyarakat memahami Islam dengan baik,” pungkasnya. (mas)
.

baca juga :

Hingga Akhir Tahun 2022, Program Perbaikan RTLH Mencapai  4.144 Unit

gas

Erupsi Semeru, BWYM Sumbang Delapan Huntara

Jokowi Terbitkan Keppres Atur Cuti Bersama Idul Fitri 2023

Redaksi Global News