Global-News.co.id
Sport Utama

Kompetisi 2021/2022, Dinilai Berat Namun Berkesan bagi Fadil Sausu

Fadil Sausu menilai kompetisi 2021-2022 terasa berat namun tetap berkesan baginya

BADUNG (global-news.co.id) – Gelandang senior Bali United FC, Fadil Sausu, bakal sulit melupakan Liga 1 2021/2022. Sebab kompetisi berlabel extraordinary competition (kompetisi luar biasa) ini menorehkan cerita abadi dalam karirnya.

Ia sendiri menjadi bagian penting dalam kesuksesan Bali United menjadi juara Liga 1 2021/2022. Meskipun tak lagi mendapatkan tempat reguler, namun masih sering menjadi tumpuan pada situasi penting.

Tidak hanya menjadi juara, bagi Fadil ini adalah gelar juara kedua setelah tujuh tahun bersama Bali United. Dedikasinya sangat tinggi, menemani Bali United dari awal sampai bisa juara Liga Indonesia berturut-turut.

Selain itu ia juga berhasil mencatatkan rekor sebagai pemain pertama yang mencatatkan 100 penampilan bersama tim berjuluk Serdadu Tridatu tersebut. Pencapaian itu cukup membuatnya memenuhi kriteria sebagai legenda klub kebanggaan Semeton Dewata.

“Iya alhamdulillah juara lagi. Saya sangat bersyukur dari pribadi menjadi catatan sejarah saya saat pensiun nanti,” ucap Fadil atas gelar juara keduanya bersama Bali United.

“Masyarakat Bali sangat bangga dan bersyukur atas pencapaian Bali United. Prestasi datang atas semua kerja keras dari manajemen, pelatih, para pemain dan ofisial lainnya,” imbuhnya.

Tidak hanya soal prestasi, perjalanan musim 2021/2022 juga membuat kesan spesial tersendiri.

Sebagai pemain, Fadil juga menjadi lakon yang berusaha menghidupkan kembali sepakbola nasional di tengah wabah yang mengancam dunia.

Susah senang ia nikmati dalam kompetisi yang ia sebut paling berat sepanjang karir profesionalnya itu.

“Ini Liga terberat karena dengan protokol ketat tapi kami semua menikmati biar tidak menjadi beban dan tidak menimbulkan kejenuhan,” kata pemain asal Palu itu.

“Pekerjaan kami sebagai pemain dan harus kami ikuti dan nikmati secara profesional dan prokes ketat,” imbuhnya.

Tapi di balik itu Fadil memetik banyak hikmah. Ia merasa lebih dekat dan akrab dengan rekan-rekannya karena sistem bubble, termasuk semakin peduli dengan kebersihan dan kesehatan serta memperkuat chemistry sebagai bagian tim Bali United.

Kini perjalanan penuh kesan itu sudah selesai. Ia mengakui puas menikmati petualangan Liga 1 2021/2022 dan ingin beristirahat. “Setelah ini libur, saya mau pulang kampung untuk kumpul bersama keluarga,” ujarnya. (lib, blu)

baca juga :

Sungai Rejoso Meluap, Sejumlah Desa di Pasuruan Terendam Banjir

Redaksi Global News

Pamekasan Raih Kinerja Tertinggi Penyelenggaraan Daerah 2018

gas

Wisuda ke-25 Stikosa-AWS, Ketua Dr Meithiana Indrasari: Jadilah Pemecah Masalah!

gas