Global-News.co.id
Madura Utama

Disediakan Rp 6 M,  Penampungan PKL Eks RSUD Jalan Dirgahayu Tuntas Tahun Ini

PAMEKASAN (global-news.co.id) – Janji Pemkab Pamekasan untuk membangun penampungan Pedagang Kaki Lima (PKL)  di lahan eks RSUD Pamekasan dan di Jalan Dirgahayu, tahun 2022 ini akan segera terealisir. Pada tahun ini Pemkab Pamekasan menyediakan angaran miliaran untuk membangun penampungan PKL di dua kawasan tersebut.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Pamekasan, Muttaqin, mengatakan, jika tidak ada halangan tahun ini pembangunan penampungan PKL di dua tempat itu akan selesai dan pada  akhir tahun bisa ditempati. Fasilitas yang akan dibangun antara lain bangunan fisik termasuk meja kursi untuk para pengunjung dan kebutuhan lainnya.
“Eks RSUD yang ada di Jalan Kesehatan itu tahun ini mau dibangun. Pembangunan ini adalah untuk  menampung PKL yang prioritasnya adalah para PKL yang sebelumnya berjualan di kawasan Arek Lancor itu, karena kita menghendaki Arek Lancor itu bebas dari PKL,” kata Muttaqin, Jumat (21/1/2022).
Kawasan penampungan PKL di eks lahan RSUD Jalan Kesehatan itu, kata Muttaqin,  diperuntukkan bisa menampung semua PKL yang sebelumnya berjualan di sekitar kawasan Arek Lancor. Jumlah PKL di di Arek Lancor untuk sementara terdata sebanyak 213 PKL, baik yang jualan makanan minuman maupun yang jualan mainan anak-anak.
“Nanti kita lihat kapasitas daya tampungnya. Data yang kami miliki jumlah dari PKL Arel Lancor ini datanya sementara ini ada sekitar 199,  jika ditambah dengan pedagang mainan  anak anak dan sebagainya, semuanya terakhir terdata sebanyak 213 PKL,” ungkapnya.
Mantan Camat Tlanakan ini mengatakan anggaran yang disediakan pemerintah untuk pembangunan penampungan PKL eks lahan RSUD itu mencapai Rp 4 miliar lebih.  Anggaran ini sebenarnya telah disediakan pada tahun anggaran 2021 lalu, cuma pada saat itu belum terlaksana karena dokumen perencanaannya yang belum siap.
Muttaqin menambahkan penampungan PKL lain yang juga akan dibangun tahun 2022 ini adalah kawasan PKL yang jualan di Jalan Dirgahayu. PKL yang ada di kawasan itu akan ditampung di pinggir atau sebelah utara Jalan Dirgahayu, di lahan milik Yayasan Dharma Siswa Madura. Pemkab Pamekasan menyewa lahan itu untuk kepentingan penampungan PKL.
Anggaran yang disedikan untuk membangun penampungan PKL Jalan Dirgahayu itu, lanjut Muttaqin,  mencapai  Rp 1,8 miliar dan pada akhir tahun 2022 ini juga pembangunan penampungan itu juga harus selesai dan bisa dimanfaatkan. Kawasan ini akan dipakai untuk menampung para PKLdi Jalan Dirgahayau yang berjumlah 52 PKL.
Muttaqin berharap program pembangunan semua kawasan PKL itu mendapat dukungan penuh dari PKL maupun masyarakat umum. Sekalipun berusaha resmi dan legal, kata Muttaqin,  PKL harus tetap mengikuti aturan sehingga tidak menggangu kepentingan umum.
“Saya berharap mereka PKL itu nanti bisa diatur. Harapan bagi masyarakat umum juga jangan hanya pengennya tempat yang cepat dan gampang, tetapi juga harus perhatikan kepentingan pengguna jalan jangan terganggu. Makanya kita berusaha cari solusi agar tidak ada pihak dirugikan,” pungkasnya. (mas)

baca juga :

Terima Bantuan, Pemkot Surabaya Janji Segera Distribusikan ke Warga Terdampak COVID-19

Pemkab Pamekasan Kerja Keras Tingkatkan Kesadaran Prokes Masyarakat

gas

Cegah Penyebaran COVID-19, Kemen PAN RB Larang ASN Mudik

Redaksi Global News