Global-News.co.id
Indeks Mancanegara Utama

Pasca Fukushima Diguncang Gempa, Jepang Peringatkan Potensi Adanya Gempa Susulan Besar

Japan Times
Kerusakan yang ditimbulkan gempa berkekuatan 7,3 magnitudo yang mengguncang Fukushima,  Sabtu (13/2/2021) malam,

 

TOKYO (global-news.co.id) –  Bagi WNI yang akan bepergian ke Jepang perlu waspada.  Menyusul gempa berkekuatan 7,3 magnitudo yang mengguncang Fukushima pada Sabtu (13/2/2021) malam, pihak berwenang di Jepang memperingatkan ke warga setempat kemungkinan adanya gempa susulan berkekuatan skala 6 magnitudo dalam sepekan ke depan.

Badan Meteorologi Jepang mengatakan, gempa juga terasa di hingga ke Tokyo dengan kekuatan 4 magnitudo, merupakan yang terkuat sejak 2011.

Menurut perhitungan Kyodo News, sebanyak 104 orang terluka akibat gempa di prefektur Miyagi, Fukushima, Ibaraki, Tochigi, Chiba, dan Kanagawa. Kepala Sekretaris Kabinet Katsunobu Kato mengatakan tiga orang di antaranya mengalami luka serius.

Dilaporkan Japan Times, kabinet Perdana Menteri Yoshihide Suga melakukan pertemuan pada Minggu  (14/2/2021) pagi untuk menerima informasi perihal tingkat kerusakan akibat gempa.

Selama pertemuan, Suga mengatakan tidak ada kematian yang dilaporkan. Tetapi ia mengimbau untuk tetap waspada akan adanya kemungkina  gempa susulan.

“Kami mengimbau masyarakat di daerah bencana untuk terus memperhatikan informasi dari entitas seperti pemerintah kota, waspada dan siap bertindak cepat serta mempertimbangkan perubahan cuaca lusa,” ujarnya.

Pemerintah Fukushima sendiri saat ini telah mendirikan 70 pusat evakuasi dan sekitar 200 orang sudah berada di sana. Pemerintah daerah juga telah meminta agar pemerintah pusat mengirimkan Pasukan Bela Diri Darat untuk membantu penyediaan air bagi warga.

Menteri Pertahanan Nobuo Kishi sebelumnya telah mengarahkan Pasukan Bela Diri untuk mengumpulkan informasi tentang cakupan kerusakan dan bersiap untuk segera merespons.

Pada konferensi pers Minggu pagi, seorang pejabat Badan Meteorologi mengatakan gempa susulan hingga 6 skala kuat di Jepang dapat terjadi setidaknya selama seminggu. Pejabat itu juga mengatakan gempa pada Sabtu diyakini sebagai gempa susulan dari gempa besar berkekuatan 9,0 magnitudo yang melanda wilayah yang sama pada 11 Maret 2011.

“Karena (gempa tahun 2011) adalah gempa yang sangat besar dengan kekuatan 9,0, tidak mengherankan jika terjadi gempa susulan dalam skala ini 10 tahun kemudian,” terang seorang profesor di Institut Gempa Universitas Tokyo Kenji Satake. tri, jpt, kyn

baca juga :

Tangani Bayi Pandhu, Pemprov Jatim Siapkan Rusun dan Tim Dokter Spesialis

Redaksi Global News

Mantan Jaksa Agung Andi Ghalib Meninggal Dunia

Resmi Jadi Presiden AS, Biden Serukan Persatuan

Redaksi Global News