Global-News.co.id
Indeks Nasional Utama

Diduga Jatuh dan Meledak di Kepulauan Seribu, Serpihan Pesawat Sriwijaya Air Ditemukan

Istimewa
Serpihan pesawat Sriwijaya Air yang ditemukan warga di Kepulauan Seribu.

JAKARTA (global-news.co.id) – Pesawat Sriwijaya Air rute Jakarta-Pontianak diduga meledak di Kepulauan Seribu, usai take off dari Bandara Soekarno Hatta. Pesawat hilang kontak sejak Sabtu (9/1/2021) pukul 14.47.

Foto foto serpihan pesawat Sriwijaya Air ini pun beredar di media sosial. Foto foto ini berupa serpihan pesawat saja seperti kabel kabel dan badan pesawat.

Tim SAR, Babinsa, Pospol Pulau Lancang, Kepulauan Seribu, telah melakukan kroscek ke lapangan. Info dari nelayan Bubu, nelayan melihat ada benda jatuh di laut sekitar perairan Pulau Lancang dan Pulau Laki.  Getaran jatuhnya pesawat Sriwijaya Air ini terasa hingga ke perumahan penduduk di Pulau Lancang.
“Warga menemukan bagian kabel, saat ini sudah dievakuasi,” kata Wakil Ketua Dewan Kabupaten Seribu Jefri saat dikonfirmasi di Jakarta.

Jefri mengatakan petugas gabungan dibantu sejumlah warga terus menyisir keberadaan pesawat yang hilang kontak di sekitar Pulau Laki.

Sebelumnya, Kementerian Perhubungan membenarkan pesawat Sriwijaya Air rute Jakarta-Pontianak dengan nomor penerbangan SJY 182 hilang kontak pada pukul 14.40. “Telah terjadi ‘lost contact’ pesawat udara Sriwijaya rute Jakarta – Pontianak dengan ‘call sign’ SJY 182. Terakhir terjadi kontak pada pukul 14.40 WIB,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Novie Riyanto.

Novie mengatakan saat ini tengah dalam investigasi dan tengah dikoordinasikan dengan Badan SAR Nasional (Basarnas) dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). “Kami akan menyampaikan informasi lebih lanjut jika sudah ada perkembangan lain,” katanya.

Pesawat bernomor registrasi PK CLC jenis Boeing 737-500 itu hilang kontak pada posisi 11 nautical mile di utara Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang setelah melewati ketinggian 11.000 kaki dan pada saat menambah ketinggian di 13.000 kaki. jef, yan, glr

baca juga :

Soal Rapid/Swab Test bagi Peserta UTBK, Reni Astuti Sebut Kebijakan Mendadak dan Meresahkan

Redaksi Global News

Pilkada Sumenep, Fattah Jasin Kembalikan Formulir Partai Demokrat

Redaksi Global News

Duduki Jabatan Fungsional, Pensiun Eselon III Diperpanjang Jadi 60 Tahun

Redaksi Global News