Global-News.co.id
Indeks Nasional Utama

Lagi, Gempa M 5,0 Kembali Guncang Majene

Istimewa
Banyak gedung dan bangunan hancur setelah gempa mengguncang Kabupaten Majene Sulawesi Barat. BNPB mengimbau masyarakat tetap tenang dan waspada terhadap kemungkinan gempa susulan. 

MAJENE (global-news.co.id) – Gempa bumi kembali terjadi di Majene, Sulawesi Barat (Sulbar). Kini kekuatan gempa bermagnitudo (M) 5,0.

Melalui akun Twitter resminya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa terjadi pada Sabtu (16/1/2021) pukul 06.32 WIB. Lokasi gempa berada di 20 km timur laut Majene.
“Gempa Mag:5.0, 16/01/2021 06:32:55,” tulis akun @infoBMKG, Sabtu (16/1/2021).

Pusat gempa berada di kedalaman 10 km. Gempa berada di titik koordinat 2,89 lintang selatan dan 119,03 bujur timur.
Gempa dirasakan MMI (Modified Mercalli Intensity) III, artinya getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.

Hingga kini belum ada laporan korban maupun kerusakan akibat gempa yang terjadi.
Waspadai Gempa Susulan
Sebelumnya Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau masyarakat Sulawesi Barat tetap tenang dan waspada terhadap kemungkinan gempa susulan. Kewaspadaan dibutuhkan mengingat kekuatan gempa susulan cukup signifikan.
“Untuk terus meningkatkan kewaspadaan, masyarakat juga diminta agar tidak mudah percaya dengan segala informasi yang belum jelas sumbernya,” kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati, Jumat (15/1/2021).
Menurut dia, gempa susulan signifikan dapat memicu adanya longsoran landslide dan runtuhan batu atau rockfall. Sehingga, masyarakat di kawasan perbukitan dengan tebing curam agar perlu waspada.

Belajar dari sejarah bahwa pesisir Majene, Sulawesi Barat, pernah dilanda gelombang tsunami yang dipicu gempa bumi seperti pada tahun 1969, maka masyarakat khususnya yang berada di wilayah pantai atau pesisir agar waspada. Apabila merasakan gempa bumi kuat agar segera menjauhi pantai.

Sementara itu, hasil analisis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menjelaskan gempa bumi tektonik yang mengguncang wilayah Majene, Sulawesi Barat, merupakan jenis gempa kerak dangkal atau shallow crustal earthquake. Gempa tersebut diakibatkan aktivitas sesar aktif.

Adapun hasil analisa itu didapatkan dengan memperhatikan lokasi pusat gempa atau episenter dan kedalaman hiposenternya, baik gempa signifikan pertama maupun yang kedua.  Gempa bumi pertama atau foreshock dilaporkan terjadi pada Kamis, 14 Januari 2021 pukul 13.35 WIB. Gempa tersebut berkekuatan magnitudo 5,9 pada episenter 2,99 LS dan 118,89 BT atau di darat pada jarak 4 kilometer (km) arah Barat Laut Majene, Sulawesi Barat, kedalaman 10 km.

Gempa kedua atau mainshock terjadi pada Jumat, 15 Januari 2021 pukul 01.28 WIB. Gempa dengan kekuatan magnitudo 6,2 pada episenter 2,98 LS dan 118,94 BT atau di darat pada jarak 6 km arah Timur Laut Majene, Sulawesi Barat, kedalaman 10 km. tim, ant

baca juga :

Tasyakuran dan Doa Bersama HPN 2021, Kapolres Tuban Ajak Pers Bersatu Lawan COVID-19

gas

Basarnas Fokus Sisir Pulau Lancang dan Pulau Laki

Redaksi Global News

29 Juni: Tambah 1.082, Kasus Positif COVID-19 di Indonesa Menjadi 55.092

Redaksi Global News