Global-News.co.id
Ekonomi Bisnis Indeks Utama

Insentif Pajak Diperpanjang hingga Akhir 2021

Sejumlah intensif pajak diperpanjang hingga 31 Desember 2021.

JAKARTA (global-news.co.id) – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memperpanjang berbagai insentif pajak dalam rangka penanganan Covid-19 hingga 30 Juni 2021 dan 31 Desember 2021.

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal Pajak Kemenkeu Hestu Yoga Saksama menjelaskan terdapat perubahan ketentuan jenis barang kena pajak yang memperoleh fasilitas pajak dan pihak yang memberikan rekomendasi pemberian insentif pajak kepada industri farmasi produksi vaksin atau obat.
” Saat ini bukan hanya vaksin dan bahan bakunya yang memperoleh fasilitas pajak, namun juga peralatan pendukung vaksinasi,” katanya.

Kemudian untuk industri farmasi produksi vaksin dan/atau obat dapat turut memanfaatkan insentif pajak setelah mendapat surat rekomendasi dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Hestu menuturkan untuk fasilitas pajak yang diperpanjang hingga 31 Desember 2021 berdasarkan PMK- 143/PMK.03/2020 diberikan untuk pengadaan barang dan jasa penanganan Covid-19.

Secara rinci fasilitas pajak tersebut meliputi tambahan pengurangan penghasilan neto wajib pajak (WP) dalam negeri yang memproduksi alat kesehatan atau perbekalan kesehatan rumah tangga dan sumbangan yang dapat menjadi pengurang penghasilan bruto.

Kemudian juga pengenaan tarif PPh nol persen dan bersifat final atas tambahan penghasilan yang diterima tenaga kerja di bidang kesehatan serta pengenaan tarif PPh nol persen dan bersifat final atas penghasilan berupa kompensasi atau penggantian atas penggunaan harta.

Ketentuan dan pengaturan lebih lengkap dapat dilihat pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 239/PMK.03/2020 yang berlaku mulai 1 Januari 2021 atau dapat mengunjungi https://www.pajak.go.id/covid19. jef, ara

baca juga :

Penyidik Korupsi E-KTP Diteror Siraman Air Keras

Redaksi Global News

DPRD Jatim Ajukan Pembentukan Perda Perlindungan PMI

Redaksi Global News

Gubernur Jatim Apresiasi Penyaluran Bansos di Banyuwangi

Redaksi Global News