Alumnus Fakultas Hukum Unair Raih Mahkota Puteri Indonesia 2020

Instagram @editpagent
Ayu Maulida saat dinobatkan sebagai Puteri Indonesia 2020 di Jakarta Convention Center, Jumat (6/3/2020) malam.

SURABAYA (global-news.co.id) Setelah enam tahun lalu Elvira Devinamira Wirayanti alumnus Fakultas Hukum (FH) Unair memperoleh gelar Puteri Indonesia 2014, tahun ini, gelar itu kembali diperoleh alumnus Unair. Adalah Rr Ayu Maulida Putri, alumnus FH Unair angkatan 2015 berhasil meraih mahkota Puteri Indonesia 2020.

Ayuma, sapaan karibnya, berhasil dinobatkan sebagai Puteri Indonesia 2020 setelah menyisihkan sebanyak 38 peserta Puteri Indonesia lainnya yang berasal dari 34 provinsi di Indonesia. Gelar itu disematkan di Jakarta Convention Center, Jumat (6/3/2020) malam.

Ayuma baru saja memperoleh gelar sarjana hukum Unair pada September 2019. Selain mendapatkan gelar Puteri Indonesia 2020, pada penghargaan bergengsi itu dia berhasil mengantongi juara Second Runner-up Evening Gown serta menjadi pemenang dalam Traditional Costum yang mengangkat tema Cahaya Kejayaan Majapahit.

Perjalanan Ayuma dimulai ketika masuk 11 besar. Dia mengangkat advokasi mengenai Senyum Desa yang juga merupakan komunitas pengabdian yang didirikan oleh mahasiswa Unair. Sebelumnya, Ayuma berperan aktif dalam komunitas tersebut, sehingga mengantarkannya masuk dalam enam besar. Seleksi itu lantas mengantarkan Ayuma masuk dalam jajaran tiga besar Puteri Indonesia.

Pada proses seleksi semalam, Ayuma berhasil menjawab pertanyaan yang diberikan oleh Putri Kuswisnu Wardani selaku dewan juri dengan berbobot, padat dan jelas mengenai arti kebahagiaan.

“Bahagia bagi saya adalah bagaimana dapat bersyukur atas jati diri kita, atas segala kelebihan dan kekurangan kita, atas segala kesuksesan dan kegagalan kita. Bagaimana kita dapat bermanfaat bagi orang lain di sekitar kita dan bagaimana kita tetap selalu bersyukur atas segala cobaan, jatuh dan bangun. Karena sejatinya hal itulah yang menjadikan kita orang yang sukses, orang yang sukses yang selalu bersyukur terhadap Tuhan Yang Maha Esa,” jawab Ayuma disambut teriakan serta tepuk tangan riuh dari penonton.

Jawaban rasa syukur atas jati diri itu memukau para dewan juri, sehingga mengantarkan Ayuma memperoleh poin tertinggi pada malam final. Kemudian, para dewan juri memutuskan Ayuma-lah yang berhak dinobatkan sebagai Puteri Indonesia 2020.

Ayu Maulida (tengah) bersama pemenang lainnya berasal dari Provinsi Bali (kiri) dan Jawa Tengah. 

Sebelumnya, perjalanan karir Ayuma di dunia modeling cukup panjang. Pada 2017 ia sempat mengikuti ajang Puteri Indonesia Jawa Timur namun belum dapat lolos menuju kompetisi tingkat nasional. Namun, hal itu tak lantas membuatnya putus asa.

Dia kemudian mencoba kembali pada tahun ini dengan memperbaiki segala kekurangannya. Gelar juara umum pada kompetisi Face of Asia pada 2019 turut menjadi bekal Ayuma dalam mengikuti kompetisi Puteri Indonesia.

Rektor Unair Prof Mohammad Nasih saat mewisuda sebanyak 1.287 lulusan Sabtu (7/3/2020)  pagi, dalam pidatonya kepada ribuan lulusan, orangtua, dan juga tamu undangan menyampaikan rasa bangganya terhadap prestasi yang diperoleh Ayuma.

“Tadi malam baru saja salah seorang alumni kita berhasil menjadi juara Puteri Indonesia 2020. Ini prestasi yang tak mudah dicapai. Kita layak bangga memiliki alumni seperti Ayu Maulida,” ucap Rektor.

“Apa yang dicapainya merupakan usaha panjang yang dirintisnya sekak masih sebagai mahasiswa. Saudara-saudara bisa belajar dari semangatnya dan ikhtiarnya mewujudkan cita cita,” tambah Rektor.

Dengan dinobatkannya Ayuma sebagai Puteri Indonesia 2020, nantinya dia berhak mewakili Indonesia di ajang kontes kecantikan bertaraf Internasional yakni Miss Universe 2020. tri