Puspa Agro Siap Pasarkan Buah dan Sayur Lokal Pasca Penutupan Impor dari Tiongkok

Dihentikannya impor buah dan sayur dari Tiongkok (China) per 5 Februari 2020 pasca merebaknya virus corona (Covid-19) menjadi peluang besar bagi Jatim untuk mengenalkan sejumlah produk unggulan.

SURABAYA (global-news.co.id) –  Dihentikannya impor buah dan sayur dari Tiongkok (China) per 5 Februari 2020 pasca merebaknya virus corona (Covid-19) menjadi peluang besar bagi Jatim untuk mengenalkan sejumlah produk unggulan. Melalui Puspa Agro diharapkan mampu memasok kebutuhan sayuran dan buah-buahan di masyarakat.

Ketua Fraksi Partai Demokrat Sri Subianti menegaskan jika kondisi ini menjadi peluang bagi Puspa Agro untuk memasarkan produksi buah-buahan dan sayuran ke masyarakat. Mengingat baik sayur dan buah produk lokal tidak kalah dengan produk impor Tiongkok.  “Ini momen penting bagi Puspa Agro untuk mengenal produknya di masyarakat. Mengingat selama ini penjualan yang diĺakukan  oleh BUMD milik Jatim ini belum maksimal,” papar perempuan ayu ini, Senin (17/2/2020).

Ditambahkan perempuan berjilbab ini jika kebutuhan sayur mayur dan buah-buahan sangat besar di Jatim. Untuk itu kondisi ini menjadi peluang besar bagi Puspa Agro untuk mengenalkan produksinya ke konsumen.

Terpisah Dirut PT Jatim Graha Utama (JGU) yang mengelola Puspa Agro selama ini, Mirza Muttaqin mengaku sangat senang mendapat dukungan penuh dari legislatif. Namun terlepas dari itu dia berharap konsumsi buah lokal semakin meningkat. Apalagi selama ini, Puspa Agro telah menyuplai buah lokal ke pasar-pasar modern.  “Buah Lokal secara kualitas tidak kalah dibanding impor, malah beberapa di antaranya jauh lebih baik. Sebaliknya dengan meningkatnya konsumsi buah lokal, maka akan meningkatkan pendapatan petani buah lokal,”tegas alumnus Unair Surabaya ini yang dihubungi lewat telepon genggamnya.

Karena itu, Puspa Agro siap untuk memfasilitasi pemasaran buah lokal produk petani atas terjadinya  peningkatan konsumsi masyarakat terhadap buah lokal. ani