Badrut Tamam Terima Pin Emas dari Kraton Kawitam Amarta Bumi: ‘Kemilau Madura’ Sinergi Seni Budaya Menuju Madura Hebat

PAMEKASAN (GLOBAL-NEWS.CO.ID) –Kemilau Madura, pagelaran seni dan budaya Madura yang digelar Pemkab Pamekasan, Sabtu (20/10) malam, benar – benar meriah. Ribuan masyarakat membanjiri kawasan bundaran monumen Arek Lancor Pamekasan tempat digelarnya kegiatan tahunan ini.

Acara dibuka secara resmi oleh Bupati Pamekasan Badrut Tamam. Dihadiri anggota Forkopimda Pamekasan, Wakil Bupati Raja’ie, Ketua DPRD Halili Yasin dan seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah. Juga hadir tiga Bupati kabupaten lainnya di Madura, pejabat dari Kementerian Pariwisata RI, dan Konsulat Jenderal tiga negara sahabat antarta lain Australia, Amerika dan Puerto Rico.

Penampilan aneka ragam seni budaya dari empat daerah di Madura itu juga makin semarak dengan ditampilkannya kelompok grup musik religius Aleehya dari Bogor. Grup musik ini membawakan lagu- lagu Islami dan solawatan atas Nabi Muhammad SAW.

Kemilau Madura ini merupakan satu dari sekitar jumlah rangkaian kegiatan yang digelar Pemkab Pamekasan dalam memeriahkan Hari Jadi Pamekasan yang ke 488 tahun ini. Adapun rangkaian kegiatan Hari Jadi Pamekasan tahun ini diantaranya adalah Pamekasan School Fair mulai tanggal 9 hingga 12 Oktober di Islamic Center. Lalu Kuliner Festival tanggal 13 Oktober 2018. Festival Nasional Love Bird Beauty and Singing Contes tanggal 14 Oktober. Pamekasan Big Sale Week tanggal 15-21 Oktober, Madura Exotic Carnival tanggal 19 Oktober.

Lalu Madura Music Daul Festival tanggal 21 Oktober, Pamekasan Drum Band Carnival tanggal 27 Oktober, Pekan Budaya Madura tanggal 29 Oktober, Haul Ronggosukowati tanggal 2 November, Prosesi Penobatan Ronggosukowati tanggal 3 November dan terakhir Upacara Bendera Hari Jadi Pamekasan dan Sidang Paripurna Khusus DPRD dengan agenda Hari Jadi Pamekasan yang akan digelar 5 November 2018.

Disela sela sela rangkaian penampilan aneka ragam seni dan budaya Madura tersebut juga dilakukan penyematan Pin Emas dari Kanjeng Prabu Sri Angulung Punto Djoyonagoro Girinoto dari Keluarga Kraton Kawitam Amarta Bumi Kendal Jawa Tengah sebagai penghargaan kepada Bupati Pamekasan dan silaturrahmi antara keraton dengan Pemkab Pamekasan.

Badrut Tamam dalam sambutannya mengungkapkan bahwa Kemilau Madura ini merupakan kegiatan rutin tahunan yang dilakukan dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Pamekasan yang ke 488 tahun ini sekaligus mengawali kegiatan tahunan Kerapan Sapi se Madura memperebutkan piala Presiden RI.

“Kegiatan ini diharapkan jadi forum silaturrahmi budaya antar kabupaten di Madura lewat sajian kreatifitas seni dan budaya Madura. Dengan kegiatan ini maka akan mempertemukan hati dan jiwa Madura untuk melihat masa depan yang yang lebih baik sebagai satu kesatuan etnis dan budaya,” katanya.

Karena itu, kata dia, pembangunan Madura kedepan tidak harus dikerjakan sendiri sendiri, melainkan harus dilakukan secara terpadu dan sinergis antar daerah di Madura. Membangun Madura tidak hanya membangun sarana dan prasarana fisik namun membangun rasa percaya diri, jiwa dan keluhuran budaya yang mampu mendatangkan rasa percaya diri demi kemajuan Madura. (mas)