
PAMEKASAN (Global- News.co.id ) – Mentri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed, hadir bersama rombongan termasuk Pemerintah Provinsi Jawa Timur, pada puncak Peringatan Hari Pendidikan Nasional ( Hardiknas ) Tingkat Jawa Timur tahun 2026.
Pemerintah Kabupaten Pamekasan yang dimotori Dinas Pendidikan dan kebudayaan ( Disdikbud) menjadi tuan rumah terpusat di Stadion Gelora Madura Rato Pamelingan (SGMRP) Pamekasan, Minggu (24/5/2026).
Adapun rangkaian kegiatan selain senam massal yang melibatkan 24 ribu lebih siswa dan mendapat penghargaan memecahkan Rekor MURI juga di gelar Seminar Pendidikan di SDN Jalmak 1 Jalan Raya Jalmak 43 Pamekasan, kedatangan Mentri Mu’ti disambut meriah oleh siswa- siswi SDN Jalmak 1. Kegiatan tersebut ditutup dengan peresmian dan penandatanganan Prasasti Bantuan Revitalisasi Satuan Pendidikan oleh Mentri Abdul Mu’ti, sekaligus arahan dari Mentri kepada masyarakat pendidikan setempat.
Melalui kegiatan ini,Pemerintah Kabupaten Pamekasan berharap semangat Hardiknas 2026 mampu memperkuat kolaborasi seluruh elemen masyarakat demi mewujudkan pendidikan yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing
Bupati Pamekasan Kholilurrahman mengatakan momentum puncak Hardiknas Jawa Timur 2026 ini menjadi titik kebangkitan kembali dunia pendidikan di Kabupaten Pamekasan ini, yang memang pernah mendapat lebel kabupaten pendidikan sejak diresmikan pada tahun 2010, namun beberapa tahun terakhir sempat tenggelam.
“Momentum Hardiknas ini menjadi pemecut dan penyemangat bagi kami unyuk meningkatkan mutu pendidikan,” ujar Khollilurrahman.
Ia juga telah memberikan sejumlah tugas penting kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pamekasan, salah satunya pengisian jabatan kepala sekolah yang masih diisi Plt.
“Para kepala sekolah yang masih pelaksana tugas harus segera dipenuhi dan difinitif,” katanya.
Menurut Kyai Kholil peningkatan kualitas pendidikan tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah, tetapi harus menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
“Pendidikan harus kita pangku bersama” pungkasnya. (Eroz)

