Global-News.co.id
Metro Raya Utama

Lulus Semua, Edy: Ini Awal Tanggung Jawab Instruktur

Pelaksanaan wisuda instruktur Angkatan XXXI Gelombang I.

SURABAYA (Global-News.co.id) – Ujian instruktur Ling Tien Kung Angkatan XXXI Gelombang I yang diikuti 207 peserta dinyatakan lulus semua. Ujian yang berlangsung di Lapangan Ole-Ole Surabaya, Sabtu (25/4/2026) itu akan berlanjut, Minggu (26/4/2026), yakni Ujian Instruktur Ling Tien Kung Angkatan XXXI Gelombang II.

H. Zaini, Ketua Panitia Ujian instruktur Ling Tien Kung Angkatan XXXI mengatakan, secara umum peserta ujian gerakan tekniknya sudah memenuhi seperti yang disyaratkan panitia.

Sementara untuk Minggu (26/4/2026), pendaftar Ujian Gelombang II sebanyak 237 peserta.

”Kita belum tahu, berapa pastinya yang resmi mengikuti ujian. Seperti pada ujian Gelombang I, dari 214 pendaftar yang mengikuti ujian 207. Ada yang sakit dan lainnya,” katanya.

Seluruh wisudawan berpose bersama dengan pengusaha Ling Tien Kung Indonesia.

Ie Me, Wakil Ketua I Perkumpulan Ling Tien Kung Indonesia yang salah satunya membidangi Bidang Teknik membenarkan bahwasannya peserta ujian kali ini memang lebih baik. Sangat mungkin, persiapan mereka lebih matang untuk mengikuti ujian.

“Sekali lagi saya tegaskan, Ketua Koordinator Otonom maupun Ketua Sasana diharapkan mempersiapkan benar anggotanya untuk mengikuti ujian instruktur. Jangan asal kirim kalau belum menguasai Teknik Dasar. Mengapa? Karena kami benar-benar mengujinya secara professional. Kalau masih ada gerakan yang kurang, kami tak akan meluluskan. Ini semua agar penyandang instruktur Ling Tien Kung benar-benar professional,” kata Ie Me.

Tanggung Jawab

Brigjen Pol (P) Drs. Edy Prawoto SH.,Mhum, Ketua Umum Perkumpulan Ling Tien Kung Indonesia dalam sambutannya mengucapkan selamat atas diwisudanya 207 instruktur baru Ling Tien Kung.

“Biasanya, sekitar 1/3 saja dari lulusan yang benar-benar menjadi instruktur. Artinya, mereka itu benar-benar menjalankan peran sebagai instruktur sesuai ketentuan yang ada. Hanya saja, saya berharap dan optimistis semua lulusan kali ini akan menjadi instruktur yang terus mengembangkan Ling Tien Kung secara benar,” kata Edy, disambut tepuk tangan para wisudawan dan wisudawati.

Edy mengatakan, instruktur yang baru diwisuda tersebut harus bertanggung jawab kepada Ilmunya, yakni ilmu Ling Tien Kung. Bagi instruktur, yang mendasar, yakni selain harus menguasai teknik gerakan Tingkat Dasar, juga harus dapat menjaga kemurnian ajaran Ling Tien Kung.

“Saya berharap, instruktur baru ini harus dapat mengimplementasikan ilmu Ling Tien Kung ini dengan penuh Amanah, Juga harus dapat menginspirasi orang lain,” pungkasnya.

Buku Kuning

Sememtara itu, Shane Feldo Fuyi Widjaja, BA, Pengawas Perkumpulan Ling Tien Kung Indonesia mengatakan, Oktober 2026 mendatang, Ling Tien Kung sudah berusia 21 Tahun. Umur yang tak muda lagi. Karena itu, kita semua mempunyai kewajiban yang sama untuk menjaga dan menyebarkan Ling Tien Kung dengan benar, seperti yang diajarkan Lao Shi (guru kita semua) Awiek Widjaja.

“Saya meminta kepada para wisudawan untuk terus menjaga kemurnian Ling Tien Kung. Lao Shi sudah memberikan ajaran-ajaran kepada kita, dan itu sudah tertuang dalam Buku Kuning. Karena itu, saya berharap agar para instruktur baru yang sudah memegang Buku Kuning terus membacanya dan dimengerti. Buku Kuning jangan hanya dipajang, tetapi dibaca dan diterapkan di lapangan,” pungkas Shane. (Erfandi Putra)

 

 

baca juga :

BNI Sambut Kepulangan Tim Thomas dan Uber Indonesia ke Tanah Air

gas

Gandeng RSSG, SIG Bantu Turunkan Angka Stunting di Kabupaten Gresik

Redaksi Global News

Motivasi Ekstra Persebaya Hadapi Persik