Global-News.co.id
Ekonomi Bisnis Laporan Khusus Utama

Laporan dari Malaysia: Pemuda Tani Jatim Belajar Bisnis Durian Premium

Ghufron Ahmad Yani dan H. Sholahuddin Perdana serta tim saat berada di salah satu perkebunan durian di Malaysia.

Ketua DPD Pemuda Tani Jawa Timur, Ghufron Ahmad Yani, melakukan studi banding selama enam hari ke Malaysia. Tujuannya untuk mempelajari pengembangan perkebunan durian modern dari hulu hingga hilir di negeri jiran tersebut.

Oleh Gatot Susanto

GUS YANI —sapaan akrab Ghufron Ahmad Yani— belajar ilmu budi daya durian ke Malaysia didampingi oleh H. Sholahuddin Perdana, praktisi sekaligus owner De King Durian Perkasa Lamongan. De King Durian sendiri merupakan salah satu perkebunan durian modern terbesar di Jawa Timur.

Mereka menjelajahi sejumlah lokasi penting, mulai dari perkebunan The Kebun Tengkek Kuala Pilah, Fresco Green SDN. BHD Raub Pahang, hingga berbagai perkebunan durian unggulan di kawasan Pahang. Kegiatan ini tidak hanya fokus pada aspek budidaya (on farm), tetapi juga menelusuri industri pengolahan, strategi pemasaran, hingga sistem bisnis durian modern yang telah berkembang pesat di negeri jiran tersebut. Gus Yani dan Sholahuddin Perdana melakukan diskusi serta observasi dengan berbagai pihak, mulai dari akademisi, praktisi, hingga pelaku bisnis durian Malaysia.

“Durian ini adalah buah dengan nilai ekonomi tinggi dan pasar yang terbuka lebar. Pemuda harus melihat ini sebagai prospek masa depan yang cerah,” kata Gus Yani saat dihubungi Global News, Rabu (22/10/2025).

Menurutnya, Malaysia menjadi contoh nyata bagaimana durian bisa menjadi komoditas bernilai tinggi.“Saya melihat sendiri, durian premium seperti Musang King, Duri Hitam (Black Thorn), Ochee, Tupai King, hingga Musang Queen (TK) memiliki perputaran uang yang luar biasa. Satu pohon berusia enam tahun bisa menghasilkan belasan hingga puluhan ribu ringgit. Ini bukti bahwa durian adalah komoditas yang menjanjikan,” jelasnya.

Karena itu, Gus Yani optimistis bahwa Indonesia yang memiliki potensi besar di bidang ini bisa mengungguli Malaysia dalam industri ini.

“Kita ini negeri dengan anugerah luar biasa. Semua jenis durian premium bisa tumbuh di Indonesia—dari Musang King, Duri Hitam, Monthong, hingga Bawor. Ini peluang emas bagi generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian modern,” tegasnya.

Ia juga mencontohkan keberhasilan H. Sholahuddin Perdana dalam mengelola De King Durian Perkasa Lamongan, yang telah menghasilkan omzet miliaran rupiah dalam sekali panen. “Contoh sudah ada. Ini bukti bahwa pertanian bukan sektor kuno, tapi masa depan yang cerah kalau dijalankan dengan ilmu dan manajemen modern. Ini semangat agropreneur yang harus kita tularkan ke anak muda,” ujarnya.

Melalui kunjungan ini, Pemuda Tani Jawa Timur berkomitmen untuk mendorong gerakan petani muda inovatif dan berorientasi pasar global, khususnya dalam pengembangan durian premium sebagai komoditas unggulan yang mampu mengangkat ekonomi daerah sekaligus memperkuat posisi Indonesia di pasar durian dunia.

Malaysia sudah lama terkenal dengan berbagai jenis durian premiumnya. Yang paling terkenal adalah Musang King. Durian yang juga punya nama Mao Shan Wang ini dikenal karena daging buahnya yang kuning cerah, manis, dan sedikit pahit. Jenis durian ini paling bergengsi, dengan rasa kaya, daging kuning kecokelatan, dan sering dibudidayakan di Kelantan, Pahang, dan Johor.

Duri Hitam (Blackthorn) dikenal juga sebagai Ochee, varietas ini memiliki daging tebal berwarna oranye, lembut, creamy, manis, dan sedikit pahit. Lalu Golden Phoenix (Jin Feng) ciri khasnya adalah daging berwarna keemasan dan rasa manis yang memikat.

Red Prawn (Hong Xia) varietas lain yang populer di Malaysia. Tupai King durian premium lain yang sedang menjadi sorotan.

Musim durian di negeri ini bervariasi di berbagai wilayah, seperti di Penang yang biasanya dimulai sekitar pertengahan Mei hingga awal Agustus.

Malaysia menarik turis dari Eropa dan Timur Tengah untuk wisata durian karena buah ini memiliki signifikansi budaya yang kuat di negara tersebut. Beberapa perkebunan durian seperti Bao Sheng Durian Farm di Penang menjadi tujuan wisata populer bagi pecinta durian.

Sementara untuk ekspor besar durian, tujuannya ke China. Saat ini Malaysia memungkinkan pengiriman durian segar ke China. (*)

 

baca juga :

Indra Kenz hingga Pacar Terancam Dimiskinkan

Musim Hujan, Harga Cabai Naik Beras Turun

Pegawai Positif Covid-19, Layanan KBRI Kuala Lumpur Ditutup Sementara

Redaksi Global News