Global-News.co.id
DPRD Jatim Utama

KMP Mutiara Sentosa 2 Terbakar Lima Orang Tewas, DPRD Jatim Minta Evaluasi Keselamatan Pelayaran

Abrari, anggota DPRD Jatim

SURABAYA (Global-News.co.id) – Musibah kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 di perairan Sumenep, Madura, membuat prihatin kalangan DPRD Jatim. Terkait hal itu, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur, Abrari, meminta pemerintah dan pemangku kepentingan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem keselamatan transportasi laut.

“Keselamatan penumpang harus menjadi prioritas utama. Kami berharap seluruh kapal menjalani pemeriksaan secara menyeluruh sebelum berlayar,” kata Abrari di Surabaya, Jawa Timur, Senin (3/8/2026).

Legislator dari daerah pemilihan Madura itu menilai insiden tersebut menjadi peringatan penting untuk memperketat pengawasan terhadap kelayakan kapal sebelum beroperasi.

Menurut dia, aspek keselamatan penumpang harus menjadi prioritas dalam setiap pelayaran guna mencegah terulangnya kejadian serupa.

Selain mendorong evaluasi, anggota Komisi D DPRD Jatim itu turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban yang meninggal dunia dalam musibah yang terjadi di laut Sumenep tersebut.

Ia juga berharap para penumpang dan awak kapal yang berhasil dievakuasi segera pulih, baik secara fisik maupun psikologis.

Abrari menilai pendampingan bagi para penyintas perlu menjadi perhatian pemerintah karena trauma akibat musibah dapat berdampak dalam jangka panjang. Karena itu, layanan kesehatan dan dukungan psikologis dinilai penting selama masa pemulihan.

Ia juga mendorong koordinasi lintas instansi terus diperkuat agar proses evakuasi, pencarian, serta pelayanan terhadap korban berjalan efektif.

Sebelumnya, KMP Mutiara Sentosa 2 yang melayani rute Surabaya-Makassar terbakar di perairan Sumenep pada Minggu (2/8/2026). Sebanyak 236 penumpang dan awak kapal berhasil dievakuasi, sementara lima orang dinyatakan meninggal dunia.

Hingga Senin (3/8/2026), tim SAR gabungan masih melanjutkan pencarian sambil mencocokkan data korban dengan manifes penumpang.

Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit, mengatakan proses pencarian masih terus berlangsung karena data penumpang masih bersifat dinamis.

Nanang menegaskan data penumpang adalah 236, dengan 234 di antaranya telah dievakuasi.

“Tapi, ini merupakan data yang dinamis, yang artinya bisa sewaktu-waktu berubah,” ungkapnya.

Untuk memperluas area pencarian, tim SAR mengerahkan KM SAR Permadi menuju lokasi kebakaran di perairan Sumenep. Pencarian difokuskan di sekitar lokasi kejadian.

Sedangkan unsur TNI AL dan Polri turut memberikan dukungan melalui operasi laut serta pemantauan dari udara.

“Kami mengarahkan KM SAR Permadi tadi pada pukul 08.30, digerakkan dari Sumenep kemudian ke lokasi pencarian perairan sekitar di mana kapal tersebut terbakar, dengan asumsi ada korban yang masih terapung ataupun yang tadinya terjun dari kapal itu masih bisa kita temukan,” ujar Nanang. (*/fan)

baca juga :

SKK Migas dan Solo Technopark, Jalin Kerja Sama Bangun Kapasitas Nasional Industri Hulu Migas

Redaksi Global News

Gubernur Khofifah Raih Penghargaan Anugerah Pendidikan Indonesia dari IGI

Redaksi Global News

Saat Libur Sekolah, Manajemen KBS Catat Kenaikan Jumlah Kunjungan