
SAMPANG (Global-News.co.id) — Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sampang berkomitmen meningkatkan kualitas Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) melalui inovasi AKSI PAUD (Sampang Tuntas Akreditasi PAUD).
Program ini mendorong seluruh lembaga PAUD agar memenuhi standar mutu pendidikan yang ditetapkan, Jum’at (19/12/2025).
Dikonfirmasi di ruang kerjanya, Kepala Bidang PAUD dan PNFI Dinas Pendidikan (Disdik) Sampang, Dewi Trisna, mengatakan hingga saat ini progres akreditasi PAUD di Kabupaten Sampang menunjukkan capaian signifikan.
“Dari total 994 lembaga PAUD, sebanyak 704 sudah terakreditasi dan 260 lainnya masih dalam proses. Namun, ada 30 lembaga yang akhirnya kami tutup karena pengelolanya menyerah dan tidak sanggup mengurus akreditasi,” ujarnya.
Masi kata Dewi, sapaan akrab Kabid PAUD, Menurutnya, penutupan tersebut dilakukan sebagai bentuk ketegasan pemerintah daerah (Pemda) dalam menjamin mutu layanan pendidikan anak usia dini. karena selama ini, akreditasi masih kerap disalahpahami sebagai proses yang menyulitkan dan membutuhkan biaya besar.
“Padahal seluruh tahapan akreditasi gratis dan sudah dilakukan secara digital. Ini murni untuk memastikan anak-anak mendapatkan layanan pendidikan yang layak,” ungkapnya.
Ditambahan Dewi, menegaskan bahwa tahun 2025 menjadi momentum penuntasan akreditasi PAUD di Sampang. Lembaga yang tidak patuh akan dikenai sanksi sesuai ketentuan Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Dasar dan Menengah (BAN PDM).
Inovasi AKSI PAUD sendiri telah mendapatkan apresiasi dari BAN PDM Jawa Timur dan dijadikan contoh praktik baik dalam penguatan kelembagaan PAUD secara masif.
“Sejak 2023 kami sudah melakukan pendekatan persuasif. Untuk tahun depan tidak ada lagi toleransi, demi masa depan pendidikan anak-anak di Sampang,” pungkasnya. (Sof)

