
SAMPANG (Global-News.co.id) – Momentum peringatan Hari Koperasi ke-79 dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Sampang untuk semakin memperkuat peran Koperasi Merah Putih sebagai penggerak utama ekonomi kerakyatan.
Ajakan itu disampaikan Wakil Bupati Sampang H. Ahmad Mahfudz saat menghadiri kegiatan Senam Bersama Peringatan Hari Koperasi ke-79 di Alun-Alun Trunojoyo Sampang, Minggu (26/7/2026).
Acara berlangsung meriah dan menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah dengan pelaku koperasi serta masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yakni Dandim 0828/Sampang Letkol Czi Dika Catur Yanuar Anwar, S.T., perwakilan Polres Sampang, Kejaksaan Negeri, dan Pengadilan Negeri. Hadir pula anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Kepala OPD terkait, pimpinan Bank Jatim Cabang Sampang, pelaku koperasi dan UMKM, serta pembina koperasi dan ribuan masyarakat.
Dalam sambutannya, Wabup Sampang H. Ahmad Mahfudz, mengatakan bahwa kebangkitan koperasi tidak bisa diwujudkan hanya oleh pemerintah. Diperlukan dukungan dan partisipasi aktif dari seluruh unsur, mulai pengurus koperasi, petani, nelayan, pelaku usaha, hingga masyarakat umum.
“Koperasi harus menjadi sokoguru perekonomian masyarakat. Dengan kolaborasi yang kuat, kita ingin koperasi semakin berdaya, maju, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sampang,” ujarnya.
Lora Mahfudz, sapaan akrabnya, juga mejelaskan bahwa Koperasi Merah Putih diarahkan terhubung langsung dengan sektor produktif unggulan daerah, terutama pertanian dan perikanan yang menjadi tulang punggung ekonomi warga Sampang.
Di sektor pertanian, koperasi diharapkan mampu menyediakan pupuk dan sarana produksi dengan harga terjangkau melalui sistem distribusi yang efektif.
Sementara di sektor perikanan, koperasi berperan mempermudah pemasaran hasil tangkapan nelayan agar memiliki nilai jual lebih tinggi dan tidak bergantung pada tengkulak.
“Keberadaan koperasi yang kuat di desa-desa strategis akan memangkas rantai distribusi. Kebutuhan dasar masyarakat bisa dipenuhi lebih cepat dan terjangkau, tanpa bergantung sepenuhnya pada pasokan dari luar daerah,” tegasnya.
Ia menambahkan, koperasi ke depan harus menjadi pusat pelayanan ekonomi masyarakat.
“Distribusi semakin mudah, biaya logistik lebih efisien, dan manfaatnya langsung dirasakan petani, nelayan, pelaku UMKM, hingga masyarakat luas,” tambahnya.
Lora Mahfudz menegaskan,
Peringatan Hari Koperasi ke-79, harus menjadi titik tolak kebangkitan koperasi sebagai wadah gotong royong. Selain memperkuat perekonomian daerah, koperasi juga diharapkan berkontribusi mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
“Pemkab Sampang berharap sinergi antar seluruh pihak mampu memperkuat eksistensi Koperasi Merah Putih sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan yang berdaya saing, mandiri, dan berkelanjutan,” pungkasnya. (Sof)

