
SAMPANG (Global-News.co.id) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang bersama Forkopimda menggelar Salat Idul Adha 1447 Hijriyah atau 2026 Masehi di depan Pendopo Trunojoyo, Kabupaten Sampang, Rabu (27/05/2026).
Acara ini dihadiri Bupati Sampang H. Slamet Junaidi, Sekdakab, Dandim 0828/Sampang, Kapolres Sampang, Kepala OPD, para kiyai dan ulama, serta masyarakat sekitar.
Momentum Idul Adha 1447 Hijriyah guna memperkuat persatuan, kepedulian sosial, dan semangat berkurban demi menjaga keharmonisan kehidupan bermasyarakat.
Khotbah Idul Adha yang disampaikan Kyai Sayuti, menegaskan pentingnya ketakwaan, persaudaraan, dan kebersamaan umat Islam. Ia mengingatkan bahwa seluruh manusia memiliki kedudukan yang sama di hadapan Allah SWT tanpa membedakan suku, usia, jabatan, maupun kekayaan.
Mengutip Surah Maryam ayat 56, Kyai Sayuti menjelaskan bahwa orang-orang bertakwa akan dimuliakan sebagai tamu Allah SWT pada Hari Kiamat.
Menurutnya, suasana persatuan yang tercipta saat Salat Idul Adha harus terus dijaga dalam kehidupan sehari-hari.
“Inna akramakum indallahi attawakum, sesungguhnya yang paling mulia di sisi Allah adalah yang paling bertakwa,” ujar Kyai Sayuti dalam khutbahnya.
Selain itu, Kyai Sayuti juga menjelaskan bahwa keutamaan ibadah kurban menjadi salah satu amalan utama pada Hari Raya Idul Adha ini. Ia menyebut sebagian ulama Mazhab Hanafi berpendapat kurban wajib bagi umat islam yang mampu secara ekonomi.
“Ibadah kurban tidak hanya menjadi bentuk ketaatan kepada Allah SWT, tetapi juga sarana mempererat hubungan sosial dan membantu masyarakat yang membutuhkan,” tuturnya.
Sementara itu, Bupati Sampang H. Slamet Junaidi, menyampaikan bahwa Idul Adha menjadi momentum penting untuk memperkuat solidaritas sosial dan semangat gotong royong di tengah masyarakat. Ia berharap nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian terus tumbuh melalui ibadah kurban.
“Idul Adha mengajarkan keikhlasan, kepedulian, dan kebersamaan. Mari kita jaga persatuan serta meningkatkan semangat berbagi kepada sesama melalui ibadah kurban,” pungkasnya.
Perlu diketahui, setelah salat Idul Adha bersama, acara dilanjutkan dengan ramah tamah dan pemotongan hewan kurban.
Pemkab Sampang secara resmi menyalurkan puluhan hewan kurban ke berbagai wilayah di Kabupaten Sampang.
Ada sebanyak 41 ekor sapi dan 27 ekor kambing akan disebar untuk masyarakat, lembaga keagamaan, hingga sejumlah titik penerima manfaat di pelosok daerah.
Penyaluran tersebut, diharapkan mampu membantu masyarakat sekaligus memperkuat nilai gotong royong dan soliditas sosial di tengah kehidupan masyarakat. (Sof)

