Global-News.co.id
Madura Utama

Anggaran Pilkades Sampang Rp24 Miliar, Wakil Ketua DPRD Sampang Bung Fafan Dorong Lahir Kades Muda Berkualitas

Wakil Ketua DPRD Sampang M. Iqbal Fathoni atau Bung Fafan saat dikonfirmasi di ruang kerjanya.
Wakil Ketua DPRD Sampang M. Iqbal Fathoni atau Bung Fafan saat dikonfirmasi di ruang kerjanya.

SAMPANG (Global-News.co.id) – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sampang, M. Iqbal Fathoni yang akrab disapa Bung Fafan, mendorong Pilkades serentak 2027 melahirkan kepala desa muda dan berkualitas.

Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tersebut menilai, Pilkades di 180 desa menjadi momentum mengakhiri kepemimpinan Penjabat (Pj) Kepala Desa yang dinilai tidak maksimal.

“Pilkades ini harus menjadi momentum lahirnya pemimpin desa yang berkompeten, terutama dari kalangan anak muda. Anak muda dengan pendidikan yang baik diharapkan mampu membawa inovasi dan kreativitas baru untuk kemajuan desa,” ujar Bung Fafan, Senin (5/10/2026).

Ia mengungkapkan, pelaksanaan Pilkades serentak membutuhkan estimasi anggaran sebesar Rp24 miliar. Saat ini rancangan peraturan daerah sudah masuk tahap pembahasan bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

“Anggaran sementara yang diajukan sekitar Rp24 miliar untuk 180 desa. Angka ini masih dinamis. Minggu depan kami akan konsultasi ke Kementerian Dalam Negeri untuk kepastian regulasi, terutama isu perpanjangan masa jabatan kepala desa dari enam tahun menjadi delapan tahun,” katanya.

“Di Sampang kondisinya berbeda. Apa yang mau diperpanjang? Di sini Pj semua. Secara tertulis dari Kementerian Dalam Negeri belum ada,” tegasnya.

Bung Fafan mengevaluasi kinerja Pj Kepala Desa yang berasal dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan beban tugas ganda.

“Kinerja Pj tidak maksimal. Jam kerjanya pukul 07.00 sampai 16.00 WIB, sementara kebutuhan warga 24 jam. Pukul 21.00 WIB bisa ada warga yang membutuhkan pertolongan persalinan, kebakaran, atau kemalingan, yang dicari pasti kepala desa. Sementara Pj tidak berada di lokasi. Kadang hanya menjadi boneka,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar Pilkades berjalan jujur dan bermartabat tanpa praktik politik uang.

“Pilkades harus melahirkan pemimpin yang dipilih karena gagasan dan rekam jejak, bukan karena besarnya uang. Masyarakat harus cerdas melihat visi dan misi calon,” imbaunya.

Terkait pengamanan, DPRD bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Kepolisian Resor Sampang, dan Komando Distrik Militer 0828/Sampang telah memetakan desa rawan konflik. Kepolisian Resor Sampang bahkan menyatakan kesiapan 100 persen untuk mengamankan 180 desa sekaligus.

“Berikan kesempatan kepada orang-orang yang berkompeten. Jika masyarakat jeli melihat potensi calon, akan lahir pemimpin ideal untuk mewujudkan Sampang Hebat Bermartabat Plus,” pungkasnya.(Sof)

 

baca juga :

Whisnu Sebut Penanganan Ekonomi dan Kesehatan Harus Seimbang

Redaksi Global News

Pemkot Surabaya Gelar Kejuaraan Voli Antarinstansi se-Jatim

Pamekasan Punya Potensi Raih Adipura Kencana

Redaksi Global News