Global-News.co.id
Mataraman Utama

100 Persen Pembentukan Kopdeskel Merah Putih di Kabupaten Madiun Tuntas

Pembentukan Kopdeskel Merah Putih di Kabupaten Madiun 100 persen tuntas.

MADIUN (global-news.co.id) – Sebanyak 206 Desa dan Kelurahan di Kabupaten Madiun telah menuntaskan 100 persen pembentukan Koperasi Desa dan Keluarahan (Kopdeskel) Merah Putih. Namun ada beberapa desa yang masih dalam proses pengurusan dan pemberkasan di Notaris.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UM (Disperdakop & UM) Kabupaten Madiun melalui Kepala Bidang Koperasi, Dwi Sulistyorini mengungkapkan pembentukan Koperasi Desa / Kelurahan Merah Putih sudah terlaksana seratus persen. Ada beberapa desa yang belum memperoleh Akta Pendirian dan SK Kemenkumham dengan sistem di pusat.

“Karena semua desa dan kelurahan se Indonesia yang mendaftarkan, kemungkinan akan mempegaruhi sistem jaringan sehingga harus ngatri. Namun, untuk proses pembentukannya (kopdeskel) di Kabupaten Madiun, alhamdulillah sudah tuntas semua.” ungkap Dwi saat di temui dikantornya, Rabu, 18/6/2025.

Lantas apa yang akan dilakukan pengurus setelah di bentuk, Dwi menjelaskan masih banyak yang harus dipersiapkan oleh pengurus seperti pengurusan NPWP, NIB dan pembukaan rekening atas nama koperasi, pengisian buku-buku dan lain-lain. Namun demikian,.ada beberapa koperasi yang langsung beroperasi.

“Masih banyak yang akan dilakukan oleh pengurus terutama terkait kelengkapan adminsitrasinya. Ya ada beberapa yang sudah langsung kerja. Tim dari dinas akan terus mendampingi sampai koperasi bisa mandiri.” jelasnya

Sementara Fungsionalis Pengawas Koperasi Ahli Muda, Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro (Disperdagkop & UM) Kabupaten Madiun, R. Citro Noviyanto, menambahkan update progress pendaftaran akta dan AHU koperasi per tanggal 18 Juni 2025, yakni 150 kopdeskel yang sudah terbit Akta Pendirian dan SK Kemenkumham (AHU), masih proses di Notaris Pendirian Akta Koperasi (NPAK) sebanyak 10 desa dan dalam proses pemberkasan 46 desa.

“ Semua masih berproses, diperkirakan akhir juni ini semua sudah tuntas baik akta maupun AHU-nya. Setelah launching pada tanggal 12 Juli 2025 nanti, akan dilakukan pembekalan-pembekalan sampai bulan oktober. Insyaaloh pada 28 oktober nanti semua sudah siap bekerja semua.” imbuh Citro

Untuk mempercepat proses, lanjut Citro, Dinas sudah membentuk tim di masing-masing kecamatan untuk mempermudah komunikasi dan koordinasi. Bahkan petugas dari perpajakan juga ditempatkan di sana untuk membantu proses pembuatan NPWP koperasi.
Kami juga melakukan sosialisasi melalui zoom meeting terkait administrasi dan perpajakan. Seperti tata cara pendaftaran NPWP narasumbernya dari KP2KP Caruban dan KPP Pratama Madiun serta 16 buku administrasi koperasi dengan nara sumber dari Disperdagkop & UM.

“ Untuk mempermudah proses, kami juga memberikan link melalui google form untuk memonitor kelengkapan pendaftaran NPWP. Pengurus dapat mengisi langsung disana dan akan terpantau terus perkembangannya.” lanjutnya.

Selain itu, masih menurut Citro, kedepan akan ada lagi pelatihan terkait rencana bisnis koperasi dan manajemen resiko bisnis serta kiat sukses membangun usaha di koperasi.

“Artinya kami akan terus memberikan pendamping dan pembinaan hingga nanti koperasi mampu melaksanakan bahkan mengembangkan usaha di koperasi sesuai potensi di desa masing-masing.” pungkasnya. (her)

 

baca juga :

Terjebak di Makau Sejak Februari, 12 WNI Berhasil Dipulangkan

Hari Gizi Nasional, Menkes Ingatkan Pentingnya Asupan Gizi dan Nutrisi Anak

Redaksi Global News

Gesek Ganda Kartu Kredit, BI Ancam Kenai Sanksi Berat

Redaksi Global News