Pelantikan Pamori Surabaya, Pengurus Fokus Bumikan Keroncong ke Generasi Muda

Pelantikan Ketua DPD Pamori ( Persatuan Artis dan Musisi Keroncong Indonesia) Kota Surabaya periode 2019-2024 Suwito (kanan) di Gedung GNI, Minggu (25/10/2020).

SURABAYA (global-news.co.id) – Sempat kena imbas PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) di Surabaya beberapa waktu lalu, akhirnya jajaran pengurus DPD Pamori ( Persatuan Artis dan Musisi Keroncong Indonesia) Kota Surabaya periode 2019-2024 resmi dilantik di Gedung GNI, Minggu (25/10/2020).
Pelantikan dilakukan oleh DPW Pamori Provinsi Jatim.
Ketua DPD Pamori Kota Surabaya Suwito menjelaskan sejak Juli 2019 telah terpilih ketua dan jajaran pengurus DPD Pamori Kota Surabaya periode 2019-2024. Namun pengurus baru belum bisa dilantik karena pandemi Covid-19. “Dalam masa new normal ini baru kami gelar pelantikan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Pengurus setelah ini juga bisa segera tancap gas program,” katanya.
Program pengurus ke depan kata Suwito fokus pada memelihara budaya keroncong dan terus menumbuhkan kecintaan budaya asli Indonesia ini pada generasi muda. Sehingga musik keroncong bisa membumi di negeri sendiri.
“Kami juga terus konsen membina organisasi atau paguyuban keroncong di Surabaya,” katanya.
Sekretaris Pamori Surabaya Nur Rahman menjelaskan pihaknya ingin menumbuhkan kecintaan budaya keroncong pada anak sejak dini, misal pada siswa SD, SMP dan SMA.
“Saat ini belum ada kerjasama dengan kalangan pendidikan terkait ini. Tapi ke depan arahan kami ke sini, dan kami siap menularkan ilmu dan membina generasi untuk mencintai budaya sendiri dengan tetap memperhatikan dinamika perkembangan zaman,” katanya.
Dijelaskan Nur Rahman, hingga saat ini anggota Pamori Surabaya sebanyak 40 grup. 1 grup terdiri 7 musisi dan 3 singer.
Pamori Surabaya juga telah mencatatkan sederet prestasi. Di antaranya menjuarai Festival Keroncong di Solo pada 2008, di Jember pada 2015, di Blitar pada 2019 dan sejumlah prestasi lain.

Sejumlah pengurus DPW Pamori Kota Surabaya periode 2019-2024.

Sementara itu Ketua DPW Pamori Provinsi Jatim Bambang Suharno menjelaskan Pamori Surabaya terbentuk sejak September 1993. Sedangkan DPD Pamori di Jatim tersebar di 32 kab/kota. Salah satu daerah yang belum ada Pamorinya yakni Magetan.
“Di Jatim hingga saat ini ada sekitar 114 grup keroncong,” katanya. tis