Peringati HSN 2016, Pemkab Gelar Apel dan Kirab Santri

GLOBAL NEWS/MASDAWI DAHLAN Bupati Achmad Syafii melepas balon udara tanda dimulainya lomba Kirab Santri.

GLOBAL NEWS/MASDAWI DAHLAN
Bupati Achmad Syafii (pegang tali balon) melepas balon udara tanda dimulainya lomba Kirab Santri.

PAMEKASAN (Global News)-Pemkab Pamekasan benar-benar  serius mengapresiasi Hari Santri Nasional (HSN). Dalam rangka memperingatinya, Sabtu (22/10/2016), pemkab menggelar apel dan lomba Kirab Santri. Pelaksanaan apel dilaksanakan di kawasan Monumen Arek Lancor di depan Masjid Agung As-Syuhadak, Kota Pamekasan.

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Pamekasan Achmad Syafii bersama para pejabat pimpinan SKPD di lingkungan Pemkab Pamekasan, pimpinan ormas Islam dan ulama pimpinan pondok pesantren, anggota Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) dan ribuan santri peserta kirab yang datang dari seluruh pelosok Pamekasan.

Apel digelar melalui upacara khusus yang bertindak sebagai pembina apel Bupati Achmad Syafii. Dari rangkaian apel itu juga dilakukan pembacaan Resulusi Jihad dan Ikrar Santri yang dilakukan oleh para aktivis muda NU Pamekasan dan sambutan atau arahan dari Bupati Pamekasan Achmad Syafii.

Achmad Syafii menegaskan peringatan Hari Santri Nasional adalah pernyataan sikap yang secara tulis dilakukan oleh para santri untuk menghibahkan dirinya untuk kepentingan  pembangunan negara Indonesia. Peran santri dan para ulama, kata Syafii,  dalam pergerakan fisik maupun non fisik dalam pembangunan nasional sangat besar.

Dia kemudian mencontohkan peran agung dari KH Hasyim Asyari pendiri Nahdatul Ulama, KH Achmad Dahlan pendiri Muhammadiyah dan sejumlah kiai dan ulama nasional lainnya  yang amat berjasa dalam membangun mental dan peradaban bangsa Indonesia. Dia mengajak semua kaum muslimin Pamekasan untuk meneladani para ulama dan santri itu.

Dia juga mengaku baru tahun ini kegiatan menyambut HSN dihelat secara semarak. Dan berharap kegiatan serupa untuk ditingkatkan baik aspek kuantitas maupun kualitasnya pada masa masa yang akan datang. Pemerintah  daerah akan merespon dan mendukung untuk kepetingan tersebut.

“Saya sangat gembira dan terharu dan mendukung penuh tradisi santri tetap terus dilestarikan, karena itu bagian dari peradaban dan budaya Islam yang telah banyak jasa dan pengaruh postifnya dalam pembangunan bangsa Indonesia khususnya dalam pembangunan mental dan moralitas bangsa,” ungkapnya.

Usai apel, Bupati Syafii melepas kontingen peserta lomba kirab santri yang ditandai dengan pelepasan puluhan balon udara yang digantungi spanduk bertuliskan “Selamat Hari Santri Nasional 2016“. Pelepasan dilakukan di sekitar Monumen Arek Lancor lokasi apel santri. Lomba kirab santri ini diikuti 70 kelompok dari berbagai pondok pesantren se-Pamekasan.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Setdakab Pamekasan Drs Moh Fahmi mengatakan dalam rangkaian kegiatan hari santri tahun ini kegiatan yang dilakukan antara lain apel dan Lomba Kirab Santri 22 Oktober 2016, Lomba baca kitab kuning (23-24 Oktober 2016), lomba shalawat al banjari (24-27 Oktober 2016), lomba lingkungan sehat pondok pesantren (25-27 Oktober 2016),  lomba pidato (27 Oktober), pengajian dan dzikir bersama (28 Oktober). (mas/*)