Rayakan HUT Sasana Citraland Ke-9, Hendra: Kami ‘Mengejar’ 300 Anggota

GN/ERFANDI PUTRA Koordinator Sasana Citraland , Hendra Kurniawan menyerahkan tumpeng kepada Semu dalam rangka memperingati ulang tahun ke-9 Sasana Citraland, Minggu (21/2/2016)

GN/ERFANDI PUTRA
Koordinator Sasana Citraland , Hendra Kurniawan (kanan) menyerahkan tumpeng kepada Semu (istri Laoshi/Guru) dalam rangka memperingati ulang tahun ke-9 Sasana Citraland, Minggu (21/2/2016)

Sasana Citraland, Minggu (21/2/2016), menggelar Hari Ulang Tahun (HUT) ke-9 di Citraland. Setidaknya 600 anggota Ling Tien Kung dari 21 sasana yang ada di Surabaya Barat berbaur bersama anggota Sasana Citraland berkumpul memeriahkan acara tersebut.

Dari Ling Tien Kung Pusat hadir Semu (mewakili Laoshi), Ie Me (mewakili MPET2), “Pasukan” Kipas dari Ole-Ole serta undangan lainnya.

Acara dimulai dengan melakukan latihan bersama pada pukul 05.30 yang dipimpin oleh sejumlah instruktur. Tempat latihandi lokasi Lapangan Tenis Citraland menjadi ramai dan bersemangat, karena yang ikut latihan bersama cukup banyak, yakni sekitar 600 orang. Apalagi sejumlah pimpinan Ling Tien Kung Pusat yang dipimpin Semu terus menyemangati para peserta.

Semu dalam sambutannya mengatakan, Ling Tien Kung sebenarnya gerakannya sederhana, tetapi kita harus benar melakukan gerakan sesuai dengan yang diajarkan Laoshi. Semu berharap para anggota Ling Tien Kung berlatih dengan rajin dengan gerakan yang benar. “Kalau kita berlatih dengan benar, manfaatnya bagi kesehatan besar sekali,” kata Semu.

Semua mengatakan, Ling Tien Kung sudah terbukti menyembuhkan ribuan orang yang mengidap bermacam-macam penyakit. Karena itu, ayo sebarkan ilmu Ling Tien Kung secara terus menerus. Terakhir saya ucapkan Selamat HUT Ke-9 Sasana Citraland, semoga semakin jaya,” kata Semu menutup sambutannya yang diiringi tepuk tangan meriah dari para hadirin.

Sementara itu, Ie Me yang mewakili MPET2—organisasi yang menaungi Ling Tien Kung—dalam sambutannya mengatakan, anggota Ling Tien Kung memang harus berlatih secara disiplin. Apalagi bagi yang mengidap penyakit. Kalau kita disiplin berlatih, maka semua penyakit akan tersembuh. Ling Tien Kung terbukti menyembuhkan berbagai penyakit. Termasuk Lupus pun yang hingga kini belum ditemukan obatnya bisa disembuhkan dengan berlatih Ling Tien Kung.

“Saya berharap seluruh anggota berlatih dengan penuh kedisiplinan. Saya juga mengucapkan Selamat HUT ke-9 kepada Sasana Citraland semoga semakin jaya. Sasana Citraland merupakan sasana pertama kali di Surabaya Barat. Dari sinilah, Ling Tien Kung menyebar ke seluruh daerah Surabaya Bagian Barat,” kata Ie Me

Sosialisasi
Hendra Kurniawan, Ketua Sasana Citraland 2015-2018 mengatakan, hingga saat ini anggota sasana yang terdaftar sekitar 200 orang. Yang rutin latihan sekitar 160 orang. Mungkin sejumkah anggota karena kesibukan masing-masing, sejumlah anggota memang tidak rutin berlatih, tetapi mereka ini tetap berlatih meski tidak rutin jadwalnya. Di sasana ini latihan dilakukan setiap Kamis dan Minggu mulai pukul 05.30 hingga selesai.

Di kemimpinan Hendra ini, pengurus sudah mempunyai target bahwasanya Sasana Citraland mentargetnya untuk mempunyai anggota 300 orang setidaknya hingga akhir kepengurusan yakni tahun 2018. Langkah untuk mengejar target itu, kata Hendra, yang paling utama seluruh anggota sasana diharapkan terus menerus melakukan sosialisasi. Sosialisasi itu pertama di lakukan di lingkungan keluarga, kerabat, rekanan hingga teman kantor.

Hingga saat ini di Sasana Citraland terdapat sekitar 20 instruktur. Dengan jumlah tersebut sebenarnya sudah cukup untuk keperluan Sanana Citraland. Hanya saja, Citraland sebagai sasana pelopor di Surabaya Barat juga mempunyai binaan berjumlah 8 sasana. Jadi para instruktur juga membantu sejumlah sasana binaan itu. “Meski demikian, kami akan menambah jumlah instruktur. Kita akan terus mengirimkan anggota untuk mengikuti pelatihan instruktur,” kata Hendra.

Sementara pemotongan tumpeng dilakukan oleh ketua sasana dan diserahkan kepada Semua. Keguyuban memang memancar di sasana pelangi ini. Seperti dikatakan Hendra bahwasanya di sasana ini tidak memandang suku, agama dan lainnya. Semua menyatu dalam sebuah kesatuan dalam bingkai Sasana Citraland. Erfandi Putra