Global-News.co.id
Kesehatan Metro Raya Utama

Walikota Surabaya Beri Penghargaan Pelopor Orangtua Asuh Stunting

Walikota Surabaya Eri Cahyadi memberikan penghargaan kepada Direktur Utama PT Susanti Megah Hermawan Santoso atas jasanya menjadi pelopor orangtua asuh bagi anak-anak stunting

SURABAYA (global-news.co.id) – Walikota Surabaya Eri Cahyadi memberikan penghargaan kepada Direktur Utama PT Susanti Megah Hermawan Santoso atas jasanya menjadi pelopor orangtua asuh bagi anak-anak stunting atau kerdil di wilayah setempat.

“Sekali lagi hari ini kita diberikan contoh oleh PT Susanti Megah bahwa kehidupan Pancasila dengan gotong-royongnya ditunjukkan dengan membantu antarsesama,” kata Eri Cahyadi saat penyerahan penghargaan kepada Hermawan di kantornya Jl Dupak Rukun, Kecamatan Asemrowo, Surabaya, Jumat (18/2/2023).

Pada kesempatan itu, Walikota Eri mengaku bangga dan bahagia tinggal di Kota Surabaya, karena Surabaya ini menjalankan ajaran-ajaran dan nilai-nilai Pancasila yang sudah dibuat dan dipikirkan oleh Presiden Pertama Indonesia, Soekarno atau Bung Karno.

Bahkan, kata dia, salah satu tujuan dari pemerintah seperti yang disampaikan oleh Presiden Joko Widodo bagaimana bisa menggerakkan gotong royong untuk menyelesaikan masalah di negara ini yang salah satu masalah utamanya adalah stunting juga bisa diatasi dengan perlahan di Surabaya.

“Kenapa stunting? karena kita harus menyiapkan kader-kader bangsa ini, kader kota ini menjadi kader yang sehat, sehingga sejak dini harus disiapkan kemampuan lahiriah maupun batiniahnya, dan ternyata di Surabaya ini sungguh sangat luar biasa,” kata Cak Eri, panggilan lekatnya.

Cak Eri mengakui, Pemkot Surabaya tidak bisa bekerja sendirian, namun butuh dukungan dan bantuan dari seluruh warga Surabaya.

“Bahkan, saya sudah sampaikan kepada teman-teman Pemkot, kekuatan apapun pemerintahannya, tidak akan mampu menyelesaikan sebuah masalah tanpa adanya kerjasama dengan semua pihak yang ada di Surabaya, karena alasan itulah akhirnya muncul orang tua asuh,” kata dia.

Sementara itu, Direktur Utama PT Susanti Megah Hermawan Santoso mengatakan sebetulnya program anak asuh itu sudah dimulainya sejak tahun lalu. Kala itu, Ketua TP PKK Surabaya yang sekaligus Bunda PAUD Surabaya Rini Indriyani datang ke tempat tersebut untuk menyerahkan bantuan kepada anak-anak stunting juga.

“Waktu itu saya bilang, kalau kita bisa berbuat baik, kenapa harus ditunda-tunda dan ditunggu-tunggu, ya, sudah jalan saja,” kata dia.

Selanjutnya, pada akhir tahun lalu, Camat Asemrowo menyampaikan, di wilayahnya masih ada 19 anak stunting dan menawarkan kepada dirinya untuk menjadi orangtua asuh. Setelah dilihat ternyata sudah tersisa 19 anak, padahal awalnya ada 50 anak dan terus turun menjadi 30 anak.

“Saat itu saya berpikir, ini sudah turun menjadi 19 anak, kalau dibantu semuanya berarti Asemrowo ini akan bebas dari stunting. Akhirnya saya bilang kepada Pak Camat, saya borong semuanya saja Pak Camat,” ujar dia.

Oleh karena itu, pada saat menyanggupi tawaran itu, Hermawan mengaku, tidak pernah berpikir nanti bakal mendapatkan penghargaan sebagai pelopor orangtua asuh dan sebagainya. Dia hanya berpikir ingin saling membantu, karena lebih baik membantu daripada bermusuhan.

“Mudah-mudahan dengan bantuan ini bisa terangkat semuanya, sehingga Asemrowo ini bisa terbebas dan tidak ada lagi anak-anak stunting,” kata dia. (pur)

baca juga :

Fabio Waspadai Target-Man Persija Michael Krmencik

Redaksi Global News

Dukung Peningkatan Literasi dan Ilmu Pengetahuan, Pertamina – Balai Pustaka Bantu Perpustakaan Digital di Surabaya dan Jombang

Titis Global News

Dosen ITS Rancang Alat 3 Dimensi Terapi Penyembuhan Stroke-Osteo

Redaksi Global News