
DEPOK (Global-News.co.id) – Koordinator Otonom Ling Tien Kung Depok 1 sukses menyelenggarakan Latihan Bersama dalam rangka Sarcopenia World Day 2026 di Lapangan RW 03, Jalan Nenas Raya, Kelurahan Depok Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, pada Sabtu (4/7/2026).
Kegiatan ini diikuti sekitar 300 peserta, yang terdiri atas anggota Ling Tien Kung, tamu undangan, serta masyarakat umum. Acara juga dihadiri oleh unsur pemerintah, tokoh masyarakat, pengurus RW dan RT, Koordinator Otonom Ling Tien Kung, Ketua Sasana, instruktur, serta berbagai pihak yang memberikan dukungan terhadap terselenggaranya kegiatan ini.

Ketua Koordinator Otonom Ling Tien Kung Depok 1 sekaligus Ketua Panitia, Jumadial Rohim, menjelaskan bahwa kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk kepedulian terhadap pentingnya menjaga kesehatan otot dan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pencegahan sarkopenia melalui gaya hidup aktif.

“Kegiatan ini bukan sekadar latihan bersama, tetapi juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga massa dan kekuatan otot melalui aktivitas fisik yang rutin serta pola makan yang sehat, termasuk pemenuhan kebutuhan protein,” ujarnya.
Selain memperingati Sarcopenia World Day 2026, kegiatan ini juga menjadi media pembelajaran bagi Koordinator Otonom Ling Tien Kung Depok 1 dalam menyelenggarakan latihan bersama yang efektif, efisien, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Melalui kegiatan ini, panitia juga berupaya mempererat silaturahmi antaranggota Ling Tien Kung, baik di lingkungan Koordinator Otonom Depok 1 maupun dengan Koordinator Otonom lainnya, sekaligus memperkenalkan berbagai bentuk latihan yang dikembangkan di Koordinator Otonom Depok 1 kepada masyarakat.
Kegiatan ini turut memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM di sekitar lokasi latihan. Selama acara berlangsung, peserta diajak untuk mengunjungi dan berbelanja di stan-stan UMKM sebagai bentuk dukungan terhadap perekonomian warga sekitar.
Koordinator Otonom Depok 1 juga memperkenalkan konsep pembinaan yang menjadi ciri khasnya, yaitu Educate, Train, and Facilitate (Ngajarin, Ngelatih, dan Nemenin). Konsep ini menegaskan komitmen untuk tidak hanya mengajarkan Ling Tien Kung, tetapi juga mendampingi anggota agar terus berlatih dan berkembang bersama.
Dalam kesempatan tersebut, Koordinator Otonom Depok 1 secara resmi menutup Program Edukasi Sarkopenia yang telah berlangsung selama enam bulan melalui Gerakan “Nabung Otot”. Sebagai kelanjutannya, diperkenalkan Program Edukasi Nyeri Otot (Musculoskeletal Disorders) dengan semangat baru “Gerak Nyaman”, yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan otot, tulang, dan sendi melalui aktivitas fisik yang teratur.
Panitia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini, termasuk para donatur, sponsor, relawan, serta Bapak Nuryadin selaku Ketua RW 03 Kelurahan Depok Jaya beserta seluruh jajaran pengurus RW dan RT yang telah memfasilitasi penggunaan lapangan dan mendukung penuh terselenggaranya kegiatan.
Koordinator Otonom Ling Tien Kung Depok 1 berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya membangun masyarakat yang lebih sehat, aktif, mandiri, serta semakin peduli terhadap pentingnya menjaga kesehatan sistem gerak sejak dini. (fan)

