
JEMBER (Global-News.co.id) – Puluhan ribu masyarakat memadati Alun-alun Jember, yang selama dua hari menjadi lokasi acara Karnaval SCTV 2026, Sabtu dan Minggu (16-17/5/2026). Masyarakat tampak antusias mengikuti rangkaian acara karnaval yang menjadi event menarik bagi wisatawan, dengan penampilan artis ibukota, seperti Dewi Persik, Batas Senja, Kuburan Band, Letto, Raisa Anggiani, Duo Anggrek, Gilga Sahid, Bian Gindas, hingga Vita Alvia. Karnaval ini pun mendongkrak perekonomian lokal yang semakin menggeliat.
Bupati Jember, Gus Fawait, menegaskan bahwa gelaran besar ini sengaja dirancang untuk memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat, melampaui sekadar acara seremonial tahunan. Saat memberikan keterangan kepada wartawan di lokasi acara, Gus Fawait mengungkapkan rasa syukurnya atas antusiasme warga yang luar biasa. Berdasarkan data yang dihimpun, jumlah pengunjung terus melonjak drastis sejak hari pertama.
Gus Fawait memaparkan statistik kehadiran warga yang menunjukkan tren positif. “Hari pertama pada Sabtu malam, tercatat sekitar 17.564 orang memadati area utama karnaval,” terangnya.
Pada Minggu hingga pukul 10.00, Gus Fawait menuturkan bahwa jumlah pengunjung sudah menyentuh angka 19.948 orang. Dengan arus warga yang terus mengalir, Gus Fawait optimistis total pengunjung menembus angka 30.000 orang pada sore hingga malamnya.
Bagi Gus Fawait, kunci dari sebuah event daerah adalah skala dampaknya. Dia menekankan pentingnya membuat acara berskala besar agar manfaatnya bisa dirasakan oleh seluruh lapisan sektor ekonomi di masyarakat.
“Saya selalu sampaikan, kalau bikin acara jangan yang kecil-kecil karena tidak akan berdampak pada apa pun. Event seperti ini tidak boleh hanya jadi seremoni, tapi harus memberikan multiplier effect,” ujar Gus Fawait.
Gus Fawait kemudian merinci beberapa sektor yang langsung merasakan dampak positifnya. Pertama, okupansi hotel di Jember meningkat signifikan seiring banyaknya tamu dari luar daerah dan tim produksi.
Kedua, para pelaku UMKM lokal mendapatkan panggung untuk memasarkan produk mereka di tengah ribuan massa.
“Warga Jember dari berbagai pelosok, mulai Silo, Kalisat, hingga Kecamatan Jombang, tumpah ruah menikmati hiburan berkualitas tanpa harus keluar kota,” ungkapnya.
Lebih lanjut, kata Bupati Gus Fawait, pelaksanaan karnaval yang bertepatan dengan momen long weekend (libur panjang) ini juga menjadi strategi jitu untuk menahan perputaran uang tetap di dalam kabupaten. Gus Fawait melihat fenomena menarik di mana warga Jember kini lebih memilih berwisata di daerah sendiri.
“Masyarakat Jember hari ini punya akses hiburan kelas atas. Di libur panjang ini, mereka lebih memilih berlibur di Jember saja, tidak perlu ke luar kota. Ini semua karena rasa cinta kita pada Jember,” katanya dengan penuh semangat.
Karnaval SCTV 2026 yang menghadirkan deretan artis ibu kota ini membuktikan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan media nasional mampu menjadi mesin pertumbuhan ekonomi kreatif yang efektif bagi masyarakat Jember.
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata, Bobby Arie Sandy menyatakan bahwa Karnaval SCTV digelar tanpa dipungut biaya. “Warga Jember bisa menikmati berbagai hiburan dengan gratis,” terangnya.
Yang tampil bukan hanya artis papan atas, Pemerintah Kabupaten Jember juga menghadirkan berbagai pertunjukan menarik dalam serangkaian Karnaval SCTV Jember. “Ada JFC, Arak-Arakan Pegon, Opening Tari Jember Miniature of Indonesia, Marching Band, hingga Can Macanan Kaduk,” katanya.
Karnaval SCTV Jember juga menghadirkan berbagai kompetisi menarik di antaranya Karnaval Talent Kids, Jawara Karnaval, Karnaval Dance Competition, Bukan Sekedar Tantangan (BUSET), hingga Family Karnaval.
“Dijamin, Karnaval SCTV Jember ini menjadi tontonan yang tak mungkin dilewatkan warga Jember,” ungkapnya.
Bobby mengimbau warga Jember yang hadir untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan. “Telah tersedia tempat sampah di berbagai sudut Alun-Alun Jember. Ayo buang sampah pada tempatnya,” tegasnya.
Dia juga mengimbau agar warga Jember membantu pemerintah dengan memberdayakan para pelaku UMKM di sekitar Alun-Alun Jember. Dengan begitu, kegiatan ini dapat mendongkrak perekonomian Jember. * adv/yudhie

