Global-News.co.id
Jogja Solo Tapal Kuda Utama

Sosialisasi Turunkan Stunting, Penyuluh KB Roadsos Banyuwangi ke Yogyakarta


SURABAYA (global-news.co.id) – Merayakan hari ulang tahunnya yang ke-17, Ikatan Penyuluh KB (IPEKB) menggelar roadshow dan bakti sosial (Roadsos) dari Banyuwangi menuju Yogyakarta. Roadsos yang dimulai Senin (19/8/2024) ini bertujuan untuk menyosialisasikan program bagaimana mencegah stunting dan Bangga Kencana (Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana) dalam upaya mewujudkan keluarga berkualitas.

Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jatim, Maria Ernawati, dalam konferensi pers secara luring, mengatakan, Roadsos ini sekaligus untuk mengenalkan ke masyarakat bahwa penyuluh KB masih ada.

“IPEKB se-Jawa sedang merayakan HUT RI ke-79 sekaligus HUT IPEKB ke-17. Roadsos bertema ayo cegah stunting ini juga untuk memperkenalkan bahwa penyuluh KB masih ada,” ujarnya dari Banyuwangi, Selasa (20/8/2024).

Erna menjelaskan, pelepasan Roadsos Penyuluhan atau Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) Bangga Kencana ini juga terkait pelaksanaan Pendataan Keluarga (PK) 2024. PK ini dilaksanakan setiap lima tahun sekali, namun BKKBN Jatim meng-update setiap setahun.

Diungkapkan, PK yang pendataannya by name by address ini menjadi dasar dalam pembuatan kebijakan guna mengintervensi sasaran yang tepat. “Oleh karena itu, saya berharap roadshow penyuluh KB dan Bakti Sosial ini bisa terlaksana dengan baik,” ujarnya.

Ditambahkan, kegiatan ini sekaligus untuk menggerakkan seluruh potensi sumber daya di lapangan, seperti Penyuluh KB dan dan IPLKB. Selain itu, juga dapat memaksimalkan fungsi Mupeng, yaitu Mobil Penerangan yang juga mengikuti roadshow tersebut.

“Dalam roadshow ini, bakti sosialnya adalah memberikan bantuan sembako berupa telur, gula kepada keluarga keluarga yang berisiko stunting, yaitu pengantin, ibu hamil, kemudian keluarga yang mempunyai balita,” ujarnya.

Roadshow ini akan melewati 9 daerah, dari Banyuwangi – Jember – Lumajang – Malang – Blitar – Tulungagung – Trenggalek – Pacitan – Yogyakarta. Harapannya, target penurunan stunting dengan angka prevalensi 14% pada 2024 dapat terwujud.

Salah satu peserta Roadsos dari Jember, Sukma mengaku sangat senang dengan kegiatan ini sebab selama ini masih banyak masyarakat yang mempertanyakan apakah penyuluh KB masih ada. Di Jatim sendiri saat ini terdapat sekitar 1.800 penyuluh KB.
Sukma menilai kegiatan ini sangat positif karena sesama penyuluh KB bisa saling bertemu dan bertukar cerita apalagi kegiatan ini juga diikuti oleh penyuluh dari empat provinsi lain di Jawa, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Yogyakarta.

Sementara penyuluh KB senior, Haloman Aritonang mengungkap rasa bangganya bisa menjadi bagian dari kegiatan ini. “Usia saya sudah 58 tahun dan bulan depan pensiun. Tapi saya tidak merasa capek mengikuti kegiatan ini,” ujar Haloman yang berharap kegiatan ini bisa menjadi agenda rutin. (ret)

baca juga :

Bimtek Pemantapan Linmas di Tulangan Jelang Pengamanan Pemilu 2024

Redaksi Global News

Dukung Percepatan Digitalisasi, Bank Jatim Serahkan 120 Unit PC ke Pemkot Surabaya

Bom Bunuh Diri di Pusat Perbelanjaan di Kota Jerman

Redaksi Global News