Global-News.co.id
Kesehatan Utama

Resmikan 4 Layanan Baru, NH Ajak Warga Berobat di RI Saja

Salah seorang pasien tengah menjalani terapi dengan bantuan mesin robotik di National Hospital, Senin (12/12/2022).

SURABAYA (global-news.co.id) – Memperingati hari ulang tahunnya yang ke-10 National Hospital (NH) meresmikan 4 center of excellent-nya, salah satunya Stroke and Rehabilitation Center yang menggunakan mesin robotik untuk keperluan terapi. Sedang tiga lainnya adalah pusat layanan bedah jantung (Chevalmed), dermatology aesthetic plastic surgery (DAPS) yang berkolaborasi dengan NMW clinic, serta pusat layanan gastro dan liver.

CEO National Hospital, Ang Hoey Tiong, mengatakan, center of excellent ini hadir untuk menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya Surabaya, dalam hal pengobatan, sehingga mereka tak perlu lagi ke luar negeri, cukup di sini, di dalam negeri saja. “Kita punya dokter bagus, peralatan bagus, suster yang bagus. Kami berpartner dengan para dokter untuk memajukan industri kesehatan di Indonesia,” ujarnya, Senin (12/12/2022).

Lebih lanjut dikatakan, berbagai inovasi bidang medis yang dikembangkan di rumah sakitnya diharapkan bisa menjadi solusi bagi pasien dan calon pasien. Ini sekaligus untuk menjawab keinginan sang ayah, pengusaha otomotif Ang Kang Hoo. “Mendiang papi saya pengen, orang tidak usah ke luar negeri untuk berobat,” ungkap Ang.

Sesuai tema ulang tahun “Solution”, dengan berbagai fasilitas yang ada di rumah sakit pasien dan calon pasien yang datang bisa mendapatkan solusi tanpa perlu dirujuk ke sana kemari. “Yang penting jelas, ada kepastian waktu dan kepastian biaya. Diagnose paling lambat 24 jam sudah ditegakkan sehingga bisa segera dilakukan tindakan. Sehingga tidak ada lagi istilah diagnosis masih dalam observasi, harus yang sesingkat-singkatnya. Sedang untuk penyakit yang membutuhkan koordinasi beberapa dokter, maksimal 3 hari,” tambah Direktur NH, dr Azwan Lubis SpA MKes.

Terkait mesin robotik yang terdapat di pusat rehabilitasi, Azwan menjelaskan perangkat ini dianggap sangat membantu pasien dan para terapis. Dicontohkan salah satu pasien yang tengah berlatih. “Dia nggak bisa berdiri, untuk melatih kakinya butuh paling tidak dua atau tiga orang untuk memegangi supaya bisa berdiri. Dengan robot ini, pasien bisa aman, tinggal latihan apa yang dibutuhkan. Misalnya dia harus berjalan seribu langkah bisa disetel, terapis yang akan mengontrol,” terangnya.

Salah satu pasien yang tengah berlatih, Reno. Menurut terapisnya dia terdiagnose mengalami Sindrom Guillain-Barré (GBS) –penyakit yang terjadi ketika sistem kekebalan tubuh menyerang sistem saraf tepi, ditandai dengan kesemutan dan kelemahan otot pada tungkai yang dapat berkembang menjadi kelumpuhan. Reno mengaku terdiagnose 6 bulan lalu.

“Tadinya ya biasa saja, saya bekerja seperti biasa. Pada suatu saat tiba-tiba kaki saya berasa lemes, seperti nggak bertenaga,” ungkap pria berusia 34 tahun ini.

Pada kesempatan ulang tahun ke-10 ini NH juga akan mengadakan bakti sosial mengadakan operasi katarak untuk masyarakat umum. Bekerjasama dengan Optik Tunggal, rumah sakit ini akan melakukan operasi katarak secara gratis pada 100 orang. (ret)

baca juga :

Shopee Umumkan Didi Kempot sebagai Brand Ambassador Terbaru

Redaksi Global News

Senin Besok, Daftar Mudik Gratis Dishub Jatim Bisa Lewat Online

Bangunan di Atas Saluran, Cak Ji Minta Dikembalikan ke Fungsi