
SURABAYA (Global-News.co.id) – Lebih dari 400 pegowes dari 21 komunitas gowes di Surabaya dan Malang ikut ambil bagian dalam kegiatan Gowes Baik Monjaya yang digelar IKARHOLAZ BIKE, Minggu (21/6/2026). Mengambil start dari halaman SMPN 12, para penggowes antusias mengayuh sepedanya sejauh kurang lebih 20 km menuju Monumen Jalesveva Jayamahe (Monjaya) yang berada di wilayah Komando Armada Maritim (Koarmatim) Ujung Surabaya.
Ketua Umum Ikatan Keluarga Alumni SMPN 12 Surabaya (IKARHOLAZ), Ir Alief Akbari MM menyebut kegiatan gowes ini dimaksudkan untuk mempererat persaudaraan di kalangan mereka yang memiliki hobi sama yaitu bersepeda. Dengan difasilitasi Kolonel Laut Ririn Lestari yang alumni SMPN 12 tahun 1990, IRB bisa mengadakan kegiatan gowes di Monjaya.
IKARHOLAZ BIKE adalah komunitas sepeda yang berada di bawah naungan IKARHOLAZ dan baru dideklarasikan pada 10 Mei lalu.
Setelah melakukan pemanasan terlebih dulu yang dipimpin Kol Ririn, rombongan gowes dilepas Ketum IKARHOLAZ. Sejak diberangkatkan rombongan mengular mulai dari Jl Ngagel Rejo Kidul menuju ke Raya Ngagel, Raya Gubeng, Sumatera, Pemuda, Yos Sudarso hingga ke Jl Gentengkali. Selain para marshal IRB, rombongan ini juga dikawal petugas dari POMAL yang mendampingi selama perjalanan.
Yang menarik, di antara peserta terdapat dr Singgih (76) yang merupakan peserta tersepuh. Sementara peserta termuda adalah Rizki yang masih duduk di bangku SD. Alumni SMPN 12 yang mengikuti terdiri dari berbagai angkatan, dari angkatan pertama 1974 hingga 2021.
Bersama sang istri, Singgih –alumni SMPN 6, SMAN 4, dan FK Unair– menikmati kegiatan bersepeda yang juga diwarnai kegiatan berbagi 200 kotak nasi berkah kepada masyarakat di Kota Lama kawasan Jembatan Merah.
Dari kota lama, rombongan langsung menuju Monjaya. Mereka langsung tumpah berfoto ria dengan latar belakang monumen marinir setinggi 60,6 meter. Saat yang bersamaan ada upacara pelepasan kapal perang Malaysia setelah pelaksanaan latihan bersama antara TNI AL dengan Tentera Laut Diraja Malaysia.
Seperti yang diharapkan dari gowes dapat sehat, dalam kegiatan ini seluruh peserta juga berpeluang mendapatkan hadiah. Ketua panitia Gowes Baik Monjaya, Mike Widyarachmi mengatakan kali ini pihaknya menyediakan voucher sarapan dari Hotel Amaris Tunjungan, parfum dan grand prize tiga unit sepeda gunung.
Salah satu peserta yang beruntung meraih sepeda, Slamet Saputra, mengungkap syukur atas keberuntungannya kali ini. Menurut anggota komunitas Alumni Airlangga Cycling Community (AUCC) ini, grand prize yang diraih berasa anugerah tersendiri. “Sulit ngegambarinnya, tetapi matur nuwun sanget. Semoga hadiah ini menjadi berkah khusus tersendiri bagi saya pribadi, komunitas yang sekarang saya ikuti, serta Ikarholaz,” ujar Mamet yang memang belum memiliki sepeda.
“Terima kasih Ikarholaz atas acara hari ini. Tuan rumah telah membuat seluruh komunitas pesepeda menjadi sebuah keluarga besar yang diajak ke tempat yang bahkan saya dan mungkin yang lain pun blm pernah mampir ke sana.
Semoga acara tadi dapat memotivasi Ikarholaz untuk terus menyatukan ‘keluarga-keluarga kecil’ ini menjadi keluarga besar yang utuh, rukun, plus full of fun,” lanjutnya.
Hal senada disampaikan, anggota komunitas GP7 SMAN 7 Surabaya, Effie. “Gowes Baik Monjaya’ 26 luar biasa keren. Apresiasi tinggi untuk IRB yang selalu merangkul semua komunitas untuk gowes bersama. IRB baik..baik..baik..selalu baik,” ujar alumni SMAN 7 1979 dan Fisip Unair ini.
Mengayuh sepeda dari rumahnya di kawasan Gunung Anyar ke SMP 12 dan Monjaya, nenek 5 cucu ini mengaku menempuh rute 52 km pp. “Alhamdulillah, lancar, dan sukses..baik..baik..selalu baik,” pungkasnya sembari menirukan yel-yel IKARHOLAZ BIKE.ret

