Global-News.co.id
Kesehatan Utama

Mitra Keluarga Kenjeran Luncurkan Layanan Kedokteran Nuklir  

Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya, dr Billy Daniel Messakh SpB, didampingi Direktur Regional Mitra Keluarga Jatim, dr Sri Mawarti mendapat penjelasan tentang SPECT-CT yang kini dioperasikan di Mitra Keluarga Kenjeran.

SURABAYA (Global-News.co.id) – Dari waktu ke waktu angka kasus kanker terus meningkat. Untuk menjawab kebutuhan layanan skrining dan pengobatan kanker yang terintegrasi dan komprehensif, Rumah Sakit Mitra Keluarga Kenjeran meluncurkan layanan Kedokteran Nuklir dan Teranostik Molekuler.

Direktur Mitra Keluarga Kenjeran, dr Monita Fenny Sudarsono MKes, mengatakan, sebuah fasilitas kesehatan harus memiliki layanan kesehatan yang  lengkap dan dekat dengan masyarakat.

“Hal inilah yang melatarbelakangi Mitra Keluarga Kenjeran melengkapi layanan Advanced Cancer Center dengan kehadiran Kedokteran Nuklir dan Teranostik Molekuler,” ujar Monita di gedung Advance Cancer Center, Sabtu (18/7/2026).

Menurutnya, peluncuran ini bukan sekadar memperkenalkan teknologi baru, melainkan menandai langkah besar rumah sakitnya dalam menghadirkan layanan pengobatan kanker yang terintegrasi dengan konsep one stop service.

Dengan adanya layanan yang berkesinambungan dan modern, masyarakat bisa mendapatkan pemeriksaan dan diagnosis yang lebih akurat, serta pengobatan yang komprehensif di satu lokasi.

“Salah satu masalah dalam layanan kesehatan yang sering terjadi adalah kurang lengkapnya layanan kanker, sehingga masyarakat sebagai pasien, harus berpindah-pindah rumah sakit, bahkan tidak jarang harus pergi keluar kota atau luar negeri hanya untuk berobat,” ungkapnya.

Kedokteran Nuklir dan Teranostik Molekuler sendiri merupakan cabang medis yang berfokus pada diagnosis dan terapi berbasis fungsi seluler.

Spesialis Kedokteran Nuklir Konsultan Onkologi Mitra Keluarga Kenjeran, dr Stephanus Massora SpKN-TM, Subsp.Onk (K), mengungkap, kedokteran nuklir memiliki manfaat yang sangat besar dalam diagnosis dan pengobatan penyakit.

“Masyarakat juga tidak perlu khawatir dengan radiasi, karena dosis zat radioaktif yang digunakan sangat kecil dan dalam batas aman. Kedokteran nuklir juga diawasi secara ketat oleh Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) dan Kementerian Kesehatan,” tandasnya dalam talkshow di acara peluncuran layanan kedokteran nuklir.

Ditambahkan, kedokteran nuklir juga mencakup layanan teranostik molekuler, artinya gabungan terapi dan diagnostik, di mana zat yang sama dapat digunakan untuk melihat sel kanker sekaligus menghancurkannya secara spesifik.

Dua perangkat modern yang dihadirkan meliputi PET/CT dan SPECT/CT. Keduanya memungkinkan hasil diagnosis yang lebih akurat. Dengan begitu, penyesuaian terhadap terapi dan pengobatan bisa berjalan lebih cepat dan akurat.

“Hasilnya jauh lebih akurat, dengan waktu pemeriksaan yang lebih cepat dan paparan radiasi yang rendah. Bahkan, diagnosis dini juga sangat mungkin dilakukan. Jika sudah bisa diagnosis dini, pengobatan pasien bisa lebih efektif karena tidak perlu menunggu sampai penyakit menjadi parah,” terang Stephanus.

Dokter Tri Pera Sucianti, SpKN-TM, Subsp.Onk(K), FANMB, menambahkan kedokteran nuklir memiliki manfaat yang luas di dunia kedokteran, tidak terbatas pada pelayanan kanker.

Kedokteran nuklir juga bermanfaat untuk pemeriksaan penyakit jantung, infeksi, gangguan tiroid, dan kelainan tulang. “Dengan hasil yang presisi, dokter bisa menentukan terapi yang paling efektif bagi setiap pasien,” ujarnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya dr Billy Daniel Messakh SpB menyambut baik hadirnya layanan baru berbasis nuklir di Mitra Keluarga Kenjeran. Diungkapkan, teknologi ini bukan hal baru.

“Dulu kita tidak punya sehingga pasien sering dirujuk ke luar negeri untuk terapi lebih lanjut. Dengan adanya fasilitas ini di Mitra Keluarga, harapannya semua bisa dilayani di Surabaya. Termasuk pasien-pasien dari Indonesia Timur,” ujarnya.

Keberadaan alat ini, lanjut Billy juga membantu mengurangi penumpukan pasien yang antre pemeriksaan di RSUD dr Soetomo.(ret)

baca juga :

Beber Alasan Unfollow Sule dan Putri

Redaksi Global News

Meriahkan Natal, Perpustakaan UK Petra Hadirkan Pohon Natal Perkakas Bambu

Redaksi Global News

Bupati Sumenep Nilai Petani Sukses Panen Bawang Merah